Komnas HAM Sebut Ada 4 Orang Diduga Penyerang Novel, Ini Kata TGPF dan Polri

Kompas.com - 11/07/2019, 12:05 WIB
Kadiv Humas Polri Irjen Pol M. Iqbal (ketiga kanan) bersama Ketua Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Kasus Novel Baswedan, Nurcholis (keempat kiri) dan anggota TGPF memberikan keterangan pers tentang perkembangan kasus Novel Baswedan di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (9/7/2019). TGPF menyampaikan sudah bekerja maksimal sesuai dengan batas waktu dengan hasil laporan yang tertuang dalam 170 halaman dengan hampir 1.500 lampiran dalam kasus tersebut. ANTARA FOTO/Reno Esnir/wsj. ANTARA FOTO/RENO ESNIRKadiv Humas Polri Irjen Pol M. Iqbal (ketiga kanan) bersama Ketua Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Kasus Novel Baswedan, Nurcholis (keempat kiri) dan anggota TGPF memberikan keterangan pers tentang perkembangan kasus Novel Baswedan di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (9/7/2019). TGPF menyampaikan sudah bekerja maksimal sesuai dengan batas waktu dengan hasil laporan yang tertuang dalam 170 halaman dengan hampir 1.500 lampiran dalam kasus tersebut. ANTARA FOTO/Reno Esnir/wsj.
Penulis Devina Halim
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Tim Gabungan Pencari Fakta ( TGPF) kasus penyerangan terhadap Novel Baswedan, Hendardi, tak mau menanggapi soal informasi perihal empat orang yang dicurigai menjadi pelaku penyiraman air keras terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tersebut.

Informasi itu sebelumnya disampaikan Komisi Nasional untuk Hak Asasi Manusia (Komnas HAM). Namun, Hendardi menegaskan bahwa hasil investigasi akan dibeberkan kepada publik minggu depan.

"Lha ke Kapolri saja baru semalam dilaporkan, kok Komnas HAM sudah mengatasnamakan temuan TGPF? TIdak benar itu," ujar Hendardi ketika dihubungi Kompas.com, Rabu (10/7/2019).

"Menyangkut proses dan hasil penyelidikan TGPF baru minggu depan bisa diumumkan," kata dia.

Baca juga: TGPF Kasus Novel Baswedan Buka Suara, Periksa Jenderal Polisi hingga Dugaan Politik

Laporan tersebut sudah diserahkan tim gabungan kepada Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian, Selasa (9/7/2019) kemarin. Saat ini, Tito disebutkan sedang mempelajari laporan tersebut.

Dihubungi terpisah, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo mengaku belum mengetahui hasil investigasi tersebut.

Ia meminta untuk menunggu konferensi pers saat tim gabungan menyampaikan hasilnya.

"Saya belum tahu hasilnya secara detail. Tunggu dari TGPF yang sampaikan dulu saja hasil investigasinya," tutur Dedi ketika dihubungi Kompas.com, Rabu.

Sebelumnya, Komisioner Komnas HAM Choirul Anam mengatakan bahwa TGPF kasus Novel kemungkinan sudah menemukan auktor intelektualis penyerangan terhadap Novel.

"Kami mendapatkan informasinya dari teman TGPF, mereka mendapatkan sesuatu yang penting, yang membuat celah kasus ini bisa naik ke atas," kata Anam, di kantornya, Jakarta Pusat, Selasa.

Baca juga: Komnas HAM: TGPF Temukan 4 Orang Diduga Penyerang Novel

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X