Soroti Polusi Jakarta, Kepala Bappenas Ingin Ibu Kota Baru Berkonsep "Green City"

Kompas.com - 10/07/2019, 13:28 WIB
Menteri PPN/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Bambang P.S. Brodjonegoro saat wawancara di Kantor Bappenas, Jakarta Pusat, Kamis (13/6/2019). KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOMenteri PPN/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Bambang P.S. Brodjonegoro saat wawancara di Kantor Bappenas, Jakarta Pusat, Kamis (13/6/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro mengatakan, pemerintah serius dalam merencanakan perpindahan Ibu Kota ke luar Pulau Jawa. 

"Kita tidak ingin juga nanti ibu kota ini menjadi seperti banyak kota di Indonesia, yang umumnya tidak direncanakan dengan baik," kata Bambang dalam acara Forum Merdeka Barat, di Gedung Bappenas, Jakarta, Rabu (10/7/2019).

Bambang menyoroti polusi udara yang cukup tinggi di Jakarta.

Baca juga: Ibu Kota Baru akan Dibangun dengan Konsep Green City

Menurut dia, Ibu Kota baru nanti harus memiliki lingkungan yang bebas polusi udara. Untuk itu, pemerintah akan membangun konsep green city.

"Kita ingin ibu kota baru itu, konsep green city. Kalimantan dekat dengan konsep forest city, harus benar-benar hijau dan energi yang terbarukan clean dan renewable energy," ujar dia.

Bambang mengatakan, perencanaan terkait Ibu Kota baru harus ideal sehingga persoalan-persoalan yang biasa terjadi di kota-kota besar di Indonesia tidak terjadi di Ibu Kota baru seperti penggunaan gas LPG. 

"Di Ibu Kota ini tidak ada lagi cerita mengenai LPG, orang kalau masak dengan jaringan gas kota. Jadi harus dibangun dari awal," kata dia.

Selanjutnya, Bambang mengatakan, nantinya di Ibu Kota baru tidak ada lagi warga yang menggali sumur di dekat rumah.

Baca juga: DPR: Gantikan DKI, Kaltim Paling Siap Jadi Ibu Kota Negara

Semua kebutuhan air tersambung ke perusahaan daerah air minum (PDAM).

"Sehingga water supply tak jadi masalah dan orang bisa menikmati air yang berkualitas. tidak merusak lingkungan," ucap dia.

Pemerintah masih mengkaji rencana pemindahan Ibu Kota. Ada tiga daerah yang digadang-gadang akan menjadi pengganti DKI Jakarta, yakni: 

1. Bukit Soeharto yang terletak di kawasan Taman Hutan Raya, Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur

2. Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah

3. Kawasan Segitiga yang terletak di antara Kota Palangkaraya, Kabupaten Katingan, dan Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X