PAN Beri Sinyal Pindah Koalisi, Amien Rais Ingatkan agar Tak Rabun Ayam

Kompas.com - 05/07/2019, 16:30 WIB
Pendiri dan mantan Ketua Partai Amanat Nasional Amien Rais saat menghadiri Rapa Koordinasi Nasional, di Kantor DPP PAN, Jakarta, Rabu (27/2/2013). Agenda Rakornas PAN kali ini adalah soal pengkaderan partai terkait pemenangan Pemilu 2014.   TRIBUNNEWS/DANY PERMANAPendiri dan mantan Ketua Partai Amanat Nasional Amien Rais saat menghadiri Rapa Koordinasi Nasional, di Kantor DPP PAN, Jakarta, Rabu (27/2/2013). Agenda Rakornas PAN kali ini adalah soal pengkaderan partai terkait pemenangan Pemilu 2014.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional ( PAN) Amien Rais mengimbau para pengurus partai agar hati-hati dalam mengeluarkan pernyataan terkait pindahnya PAN ke koalisi pemerintah.

Pernyataan Amien disampaikan dalam video yang diunggah di akun resmi Instagram @amienraisofficial, Jum'at (5/7/2019).

"Para pemilih PAN dan simpatisan yang saya cintai dan saya hormati. Akhir-akhir ini banyak kontroversi apakah PAN sebaiknya bergabung dengan Pak Jokowi atau di luar. Nah, dengarkanlah nasihat saya, jangan kita rabun ayam," kata Amien Rais.

Amien mengatakan, pernyataan terkait akan berpindahnya PAN ke koalisi Jokowi tentu akan memengaruhi pemilih PAN.


Ia juga mengingatkan, para pengurus partai tak tergoda dengan tawaran-tawaran kursi kabinet sehingga memutuskan untuk bergabung.

"Hanya karena satu kursi kemudian kita bergabung, kemudian bagaimana pendapat opini yang hampir sekian, hampir 10 juta pemilih kita itu," ujar Amien.

"Tolong ya, teman-teman DPP jangan mengumbar semau-maunya, pemilih ini adalah grassroot dari ranting, cabang. Tidak boleh dikesampingkan semacam itu," kata mantan ketua MPR ini.

Baca juga: Menebak Arah Politik PAN dan Partai Demokrat...

Selanjutnya, Amien mengatakan, terkait masa depan PAN lima tahun ke depan, sebaiknya para pengurus partai membicarakan bersama-sama dengan benar dan apa adanya.

"Jadi saudara-saudaraku mari kita berpikir, nanti kita bicarakan secara kesatria, secara apa adanya," ucap Amien.

Sinyalemen

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional, Viva Yoga Mauladi mengatakan, ada beberapa aspirasi dari internal PAN yang ingin memperkuat koalisi pemerintahan Joko Widodo.

"Ada sebagian dari internal PAN yang menginginkan memperkuat, 'sudah menjadi partai pemerintah saja'," kata Viva saat dihubungi Kompas.com, Senin (2/7/2019).

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kominfo: Tak Ada yang Bisa Sembunyi di Balik Akun Palsu

Kominfo: Tak Ada yang Bisa Sembunyi di Balik Akun Palsu

Nasional
BNPB: 158 Titik Panas Masih Terdeteksi di Sumatera

BNPB: 158 Titik Panas Masih Terdeteksi di Sumatera

Nasional
Puan Ajak Elite Politik Saling Menghargai dan Menghormati untuk Rakyat

Puan Ajak Elite Politik Saling Menghargai dan Menghormati untuk Rakyat

Nasional
Soal AKD, Puan Beri Kesempatan Fraksi untuk Bermusyawarah Mufakat

Soal AKD, Puan Beri Kesempatan Fraksi untuk Bermusyawarah Mufakat

Nasional
Faldo Maldini Minta MK Prioritaskan Gugatan Uji Materi UU Pilkada

Faldo Maldini Minta MK Prioritaskan Gugatan Uji Materi UU Pilkada

Nasional
Jika Gerindra Gabung Pemerintah Diprediksi Lahirkan Kecemburuan di Internal Koalisi

Jika Gerindra Gabung Pemerintah Diprediksi Lahirkan Kecemburuan di Internal Koalisi

Nasional
Kemenag Gandeng BPOM dan MUI Jalankan Proses Sertifikasi Halal

Kemenag Gandeng BPOM dan MUI Jalankan Proses Sertifikasi Halal

Nasional
Wakil Ketua DPR: Hukum Internasional Harus Lindungi Bangsa yang Lemah

Wakil Ketua DPR: Hukum Internasional Harus Lindungi Bangsa yang Lemah

Nasional
Sekjen Gerindra: Urusan Koalisi atau Tidak, Kami Serahkan ke Prabowo

Sekjen Gerindra: Urusan Koalisi atau Tidak, Kami Serahkan ke Prabowo

Nasional
Tak Kunjung Dilantik oleh Gubernur, Bupati Talaud Terpilih Surati Jokowi

Tak Kunjung Dilantik oleh Gubernur, Bupati Talaud Terpilih Surati Jokowi

Nasional
Larang Demo Saat Pelantikan Presiden-Wapres, Polri Contohkan Aksi 30 September

Larang Demo Saat Pelantikan Presiden-Wapres, Polri Contohkan Aksi 30 September

Nasional
Tsamara hingga Faldo Jalani Sidang Perdana Uji Materi UU Pilkada di MK

Tsamara hingga Faldo Jalani Sidang Perdana Uji Materi UU Pilkada di MK

Nasional
Presiden Tak Libatkan KPK Pilih Menteri, Politisi PDI-P: KPK Tak Boleh Kepo

Presiden Tak Libatkan KPK Pilih Menteri, Politisi PDI-P: KPK Tak Boleh Kepo

Nasional
Di Hari Parlemen Indonesia, Legislator Diingatkan Pegang Teguh Amanat Rakyat

Di Hari Parlemen Indonesia, Legislator Diingatkan Pegang Teguh Amanat Rakyat

Nasional
Masinton: Sebelum Dewan Pengawas Dibentuk, KPK Bisa OTT Tanpa Izin

Masinton: Sebelum Dewan Pengawas Dibentuk, KPK Bisa OTT Tanpa Izin

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X