Wapres Terima Menteri Energi dan Industri UEA, Bahas Investasi

Kompas.com - 05/07/2019, 13:43 WIB
Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Menteri Energi dan Industri Uni Emirat Arab (UEA), Suhail Mohamed Al Mazrouei, di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Jumat (5/7/2019). KOMPAS.com/RAKHMAT NUR HAKIMWakil Presiden Jusuf Kalla dan Menteri Energi dan Industri Uni Emirat Arab (UEA), Suhail Mohamed Al Mazrouei, di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Jumat (5/7/2019).
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla menerima kedatangan Menteri Energi dan Industri Uni Emirat Arab (UEA), Suhail Mohamed Al Mazrouei, di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Jumat (5/7/2019).

Kalla mengatakan, Kedatangan Al Mazrouei merupakan bagian dari rangkaian rencana kunjungan kenegaraan Putra Mahkota Abu Dhabi Sheikh Mohamed Bin Zayed Al Nahyan yang juga Deputy Supreme Commander of the UAE Armed Forced ke Indonesia pada minggu ketiga Juli mendatang.

"Mempersiapkan kedatangan yang mulia raja, sultan, kemudian juga kemungkinan persiapan untuk pembicaraan soal investasi bersama untuk negara. Bermacam-macam (investasinya), energi dan sebagainya," ujar Kalla.

Lebih lanjut, Kalla mengatakan pertemuan tersebut merupakan awal dari kerja sama ekonomi antara Indonesia dan UEA, sehingga belum ada investasi yang masuk.

Baca juga: Alasan Jusuf Kalla Undang Maruf Amin ke Kantor Wapres

Sementara itu, Al Mazrouei mengaku senang bisa berkunjung ke Indonesia. Ia mengatakan pihaknya berkomitmen untuk meningkatkan investasinya di Indonesia. Ia mengaku telah mendiskusikan investasi di Indonesia dengan pihak terkait.

"Kami telah mendiskusikan banyak proyek seperti investasi di bidang energi, real estate, dan pariwisata. Kami memiliki delegasi dan berharap investasi segera terwujud," ujar dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mahfud MD: Siapa yang Bunuh 6 Laskar FPI, Kita Buka di Pengadilan

Mahfud MD: Siapa yang Bunuh 6 Laskar FPI, Kita Buka di Pengadilan

Nasional
Besok, Bareskrim Gelar Perkara Dugaan Unlawful Killing terhadap Laskar FPI

Besok, Bareskrim Gelar Perkara Dugaan Unlawful Killing terhadap Laskar FPI

Nasional
Soal Kisruh Partai Demokrat, Menkumham Minta SBY Tak Tuding Pemerintah

Soal Kisruh Partai Demokrat, Menkumham Minta SBY Tak Tuding Pemerintah

Nasional
Kemenag Upayakan Guru Agama Honorer Dapat Masuk ke Dalam Usulan PPPK Kemendikbud

Kemenag Upayakan Guru Agama Honorer Dapat Masuk ke Dalam Usulan PPPK Kemendikbud

Nasional
Revisi UU ITE Tak Masuk Prolegnas Prioritas 2021

Revisi UU ITE Tak Masuk Prolegnas Prioritas 2021

Nasional
Tak Ada Lagi Subsidi Gaji pada 2021, Begini Penjelasan Menko Airlangga

Tak Ada Lagi Subsidi Gaji pada 2021, Begini Penjelasan Menko Airlangga

Nasional
KPK: Pengadaan Tanah di Cipayung yang Sedang Diusut Belum Ada Peruntukannya

KPK: Pengadaan Tanah di Cipayung yang Sedang Diusut Belum Ada Peruntukannya

Nasional
TP3 Yakin Penembakan FPI Pelanggaran HAM Berat, Mahfud: Ada 3 Syaratnya

TP3 Yakin Penembakan FPI Pelanggaran HAM Berat, Mahfud: Ada 3 Syaratnya

Nasional
BPOM: Tak Semua Vaksin Covid-19 yang Dapat Izin Penggunaan Harus Diuji Klinis di Indonesia

BPOM: Tak Semua Vaksin Covid-19 yang Dapat Izin Penggunaan Harus Diuji Klinis di Indonesia

Nasional
Temui Pimpinan LDII, Kapolri Bahas Soal Dai Kamtibmas

Temui Pimpinan LDII, Kapolri Bahas Soal Dai Kamtibmas

Nasional
Baleg DPR Tetapkan 33 RUU Prolegnas Prioritas 2021, RUU Pemilu Dikeluarkan

Baleg DPR Tetapkan 33 RUU Prolegnas Prioritas 2021, RUU Pemilu Dikeluarkan

Nasional
BPOM: Vaksin Covid-19 AstraZeneca Bisa Diberikan kepada Lansia

BPOM: Vaksin Covid-19 AstraZeneca Bisa Diberikan kepada Lansia

Nasional
Penetapan Tersangka 6 Laskar FPI Jadi Tertawaan, Mahfud MD: Itu Konstruksi Hukum

Penetapan Tersangka 6 Laskar FPI Jadi Tertawaan, Mahfud MD: Itu Konstruksi Hukum

Nasional
Perlindungan terhadap Korban Kekerasan Seksual Dinilai Belum Memadai

Perlindungan terhadap Korban Kekerasan Seksual Dinilai Belum Memadai

Nasional
Cita Citata hingga Achsanul Qosasi Disebut dalam Sidang Kasus Dugaan Bansos, Ini Kata KPK

Cita Citata hingga Achsanul Qosasi Disebut dalam Sidang Kasus Dugaan Bansos, Ini Kata KPK

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X