RUU Keamanan dan Ketahanan Siber Diputuskan Jadi Inisiatif DPR

Kompas.com - 04/07/2019, 13:44 WIB
Ilustrasi serangan siber. SHUTTERSTOCKIlustrasi serangan siber.

JAKARTA, KOMPAS.com - Rapat paripurna DPR RI, Kamis (4/7/2019) siang, memutuskan, Rancangan Undang-Undang Keamanan dan Ketahanan Siber menjadi inisiatif DPR RI.

Rapat paripurna ke-20 yang digelar pada tengah masa sidang ke V tahun 2018-2019 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada awalnya meminta pendapat fraksi-fraksi atas RUU itu.

Kemudian, Utut Adianto sebagai pimpinan rapat bertanya, "apakah RUU usul Baleg tentang ketahanan siber disetujui jadi usul inisiatif DPR RI?"

Seluruh wakil rakyat yang hadir menjawab, "setuju".

Baca juga: Cegah Ancaman Siber, Aturan Perlindungan Data Perlu Diprioritaskan

RUU Keamanan dan Ketahanan Siber diketahui menggantikan RUU tentang Persandian yang ada di dalam Prolegnas periode 2015-2019.

Tidak hanya RUU Keamanan dan Ketahanan Siber saja yang diputuskan dalam rapat paripurna itu. Wakil rakyat juga memutuskan RUU pengesahan perjanjian kejasama dengan Republik Islam Iran.

RUU tersebut terkait dengan timbal balik dalam masalah pidana dan kerjasama terkait ekstradisi.

 

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X