Polisi Selidiki Laporan Fairuz A Rafiq yang Disebut Bau "Ikan Asin" oleh Mantan Suami

Kompas.com - 02/07/2019, 16:36 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi masih melakukan penyelidikan terhadap kasus dugaan pencemaran nama baik melalui media sosial dengan terlapor Galih Ginanjar serta pemilik akun YouTube atas nama Rey Utami dan Pablo Benua.

"Memang benar kemarin kita sudah mendapatkan laporan. Tentunya kita melakukan penyelidikan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (2/7/2019).

Argo mengatakan pihaknya akan memanggil pelapor yakni artis sinetron Fairuz A Rafiq untuk dimintai klarifikasi terkait laporan tersebut. 

Baca juga: Sambil Menangis, Fairuz Sebut Anak-anaknya Jadi Sumber Kekuatan

Kendati demikian, Argo belum menentukan waktu pemanggilannya. 

"Pelapor kita akan klarifikasi ada kejadian apa, bagaimana kejadiannya, barang buktinya apa. Nanti kita juga minta keterangan saksi," ungkap Argo. 

Sebelumnya diberitakan, Fairuz melaporkan mantan suaminya, Galih Ginanjar, serta pemilik akun YouTube atas nama pasanganRey Utami dan Pablo Benua atas kasus dugaan pencemaran nama baikmelalui media sosial. 

Laporan tersebut dibuat di Sentra Pelayanan Kepolisaian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya dengan nomor laporan LP /3914/7/2019/PMJ/Dit.Reskrimsus tanggal 1 Juli 2019.

Baca juga: Fairuz Ungkap Kesedihannya Dihina Bau Ikan Asin oleh Mantan Suami

Kakak Fairuz, Ranny Fahda Rafiq mengatakan, laporan tersebut dibuat lantaran Galih melontarkan pernyataan bernada negatif terkait organ intim mantan istrinya itu dalam sebuah video di akun Youtube milik Pablo Benua. 

Ia menilai pernyataan tersebut telah melecehkan Fairuz sebagai perempuan.

"Pemilik akun Youtube Rey Utami dan Benua menyebarkan kalimat konten asusila yang menyebutkan organ intim bau ikan asin. Kalimat tersebut sangat melukai hati Fairuz dan seluruh wanita Indonesia," kata Ranny di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (1/7/2019).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.