Jelang Munas Golkar, Bambang Soesatyo Terima Dukungan DPD II di Maluku dan Riau

Kompas.com - 02/07/2019, 12:19 WIB
Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (17/6/2019). KOMPAS.com/HaryantipuspasariKetua DPR RI, Bambang Soesatyo di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (17/6/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Koordinator Bidang Pratama Partai Golkar yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat, Bambang Soesatyo, menerima dukungan dari Ketua DPD Golkar tingkat II Maluku Tenggara dan empat kabupaten di Riau.

Mereka memberi dukungan kepada Bambang untuk maju sebagai ketua umum Partai Golkar dalam musyawarah nasional mendatang.

"Ya tentu saya menerimanya dengan baik," kata Bambang di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (2/7/2019).

Bambang mengatakan, dukungan ini memperkuat keyakinannya bahwa memang dirinya diharapkan untuk memimpin partai.

Padahal, ia mengaku tak punya keinginan yang kuat untuk maju sebagai ketum.

"Saya tidak memiliki ambisi apa pun, apalagi menjadi ketua umum. Tapi memang kalau teman-teman menghendaki, mereka yang tentukan dukungan, ya saya terima dengan baik," ujarnya.

Namun, Bambang berharap, proses pengambilan keputusan soal ketua umum partai dapat mengedepankan cara-cara yang sudah diatur partai dan tidak keluar dari aturan itu.

Ia juga berharap supaya persoalan-persoalan yang terjadi di tingkat bawah dapat segera diselesaikan dan tidak menunggu penyelesaian di tingkat pusat.

Meski begitu, menurut Bambang, belum ada waktu yang pasti kapan Partai Golkar akan menyelenggarakan musyawarah nasional (munas) dalam rangka pemilihan ketua umum.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Politisi PDI-P Minta KPK Diaudit atas Penghentian Penyelidikan 36 Kasus

Politisi PDI-P Minta KPK Diaudit atas Penghentian Penyelidikan 36 Kasus

Nasional
Elektabilitas Anies Rendah, Golkar: kalau Tinggi Bisa 'Digebuk' Ramai-ramai

Elektabilitas Anies Rendah, Golkar: kalau Tinggi Bisa "Digebuk" Ramai-ramai

Nasional
Elektabilitas 10,7 Persen, Golkar: 'Starting Point' yang Luar Biasa

Elektabilitas 10,7 Persen, Golkar: "Starting Point" yang Luar Biasa

Nasional
61,4 Persen Responden Puas dengan Kinerja Pemerintah, Golkar: Masih Bisa Naik Turun

61,4 Persen Responden Puas dengan Kinerja Pemerintah, Golkar: Masih Bisa Naik Turun

Nasional
Survei: Elektabilitas PDI-P Tertinggi Dibandingkan Golkar dan Gerindra

Survei: Elektabilitas PDI-P Tertinggi Dibandingkan Golkar dan Gerindra

Nasional
Survei: Masalah Banjir DKI jadi Penyebab Elektabilitas Anies Anjlok

Survei: Masalah Banjir DKI jadi Penyebab Elektabilitas Anies Anjlok

Nasional
Capres dari Militer Diprediksi Mendapat Elektabilitas Tinggi pada Pilpres 2024

Capres dari Militer Diprediksi Mendapat Elektabilitas Tinggi pada Pilpres 2024

Nasional
Sempat jadi Buron, Tersangka Penipu Putri Arab Saudi Ditangkap di Palembang

Sempat jadi Buron, Tersangka Penipu Putri Arab Saudi Ditangkap di Palembang

Nasional
Menurut Survei, Ini Kriteria Capres-Cawapres yang Akan Dipilih pada Pemilu 2024

Menurut Survei, Ini Kriteria Capres-Cawapres yang Akan Dipilih pada Pemilu 2024

Nasional
Mahfudz Siddiq: Partai Gelora Ini PKS yang Lebih Mengindonesia

Mahfudz Siddiq: Partai Gelora Ini PKS yang Lebih Mengindonesia

Nasional
Survei: Mayoritas Responden Ingin Pileg dan Pilpres 2024 Dipisah

Survei: Mayoritas Responden Ingin Pileg dan Pilpres 2024 Dipisah

Nasional
Survei Indo Barometer: Tiga Menteri Jokowi dengan Elektabilitas Tertinggi pada Pilpres 2024

Survei Indo Barometer: Tiga Menteri Jokowi dengan Elektabilitas Tertinggi pada Pilpres 2024

Nasional
Tingkat Kepuasan Publik Terhadap DPR di Atas 50 Persen, Apa Sebabnya?

Tingkat Kepuasan Publik Terhadap DPR di Atas 50 Persen, Apa Sebabnya?

Nasional
Survei PRC dan PPI: 50,5 Persen Responden Anggap Kinerja DPR Baik

Survei PRC dan PPI: 50,5 Persen Responden Anggap Kinerja DPR Baik

Nasional
Survei: Anies jadi Lawan Terberat Prabowo jika Maju pada Pilpres 2024

Survei: Anies jadi Lawan Terberat Prabowo jika Maju pada Pilpres 2024

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X