Tim Hukum 01: Kata Pak Jokowi, Sidang di MK Tak Seimbang

Kompas.com - 02/07/2019, 05:48 WIB
Ketua Tim Hukum Joko Widodo-Maruf Amin, Yusril Ihza Mahendra (kedua kiri) bersama Direktur Hukum dan Advokasi Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Maruf Amin, Ade Irfan Pulungan (ketiga kiri) dan tim menunjukkan tanda terima penyerahan draf bukti-bukti keterangan selaku pihak terkait dalam PHPU Pilpres 2019 dari petugas di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Kamis (13/6/2019). TKN menyerahkan bukti-bukti jawaban atas materi gugatan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi Terkait Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU). ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/nz. ANTARA FOTO/Indrianto Eko SuwarsoKetua Tim Hukum Joko Widodo-Maruf Amin, Yusril Ihza Mahendra (kedua kiri) bersama Direktur Hukum dan Advokasi Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Maruf Amin, Ade Irfan Pulungan (ketiga kiri) dan tim menunjukkan tanda terima penyerahan draf bukti-bukti keterangan selaku pihak terkait dalam PHPU Pilpres 2019 dari petugas di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Kamis (13/6/2019). TKN menyerahkan bukti-bukti jawaban atas materi gugatan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi Terkait Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU). ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/nz.
Penulis Ihsanuddin
|
Editor Bayu Galih

BOGOR, KOMPAS.com — Presiden Joko Widodo rupanya turut menyaksikan jalannya sidang sengketa Pemilihan Presiden 2019 di Mahkamah Konstitusi lewat televisi.

Jokowi pun mengapresiasi kinerja tim hukum pasangan calon 01 yang telah berjuang memenangkan dirinya dan Ma'ruf Amin.

Apresiasi itu disampaikan langsung oleh Jokowi saat menggelar pertemuan tertutup dengan seluruh anggota tim kuasa hukum 01 di Istana Kepresidenan, Bogor, Senin (1/7/2019) malam.

"Beliau menerima dan mengapresiasi kerja-kerja tim kuasa hukum, sangat baik dia bilang. Karena dia memantau dari televisi. Memantau semua persidangan yang ada di televisi," kata Sekretaris Tim Hukum Jokowi-Ma'ruf Ade Irfan Pulungan kepada wartawan seusai pertemuan.


"Tadi ada kata-kata yang menarik dari Pak Jokowi. Dia melihat dalam persidangan itu sepertinya tidak seimbang katanya. Sambil lelucon," tutur Irfan.

Baca juga: Atas Restu Jokowi, Tim Hukum 01 Akan Sosialisasi Putusan MK Bukan Kecurangan

Irfan pun menilai pendapat Jokowi soal tim hukum yang tak seimbang itu wajar. Sebab, ia menilai tim hukum paslon 02 Prabowo-Sandi memang tak siap dalam membeberkan bukti serta saksi di muka persidangan.

Sebaliknya, tim hukum 01 sangat siap mengantisipasi tudingan kecurangan yang dilemparkan kubu Prabowo-Sandiaga Uno itu.

"Kami sangat siap untuk mengantisipasi persoalan yang ada di persidangan, yaitu bukti-bukti yang kami sampaikan. Dan ahli, juga jawaban-jawaban terhadap bantahan dari paslon 02 yang diwakilkan tim kuasa hukumnya," kata Irfan.

Hal serupa disampaikan anggota tim hukum lainnya, I Wayan Sudirta. Wayan mengatakan, Jokowi menilai bukti yang diajukan Prabowo-Sandiaga tidak jelas.

"Pembuktian lawan sumir dan sangat tidak seimbang dengan kita," kata Wayan menirukan pernyataan Jokowi.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X