Wiranto Minta Pembangunan Hunian Tetap Korban Gempa Sulteng Tak Mangkrak

Kompas.com - 01/07/2019, 17:47 WIB
Menko Polhukam Wiranto (kedua kanan) berbincang dengan Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo (kanan) saat mengunjungi pengungsi korban bencana di kompleks Hunian Sementara (Huntara) Desa Mpanau, Sigi, Sulawesi Tengah, Senin (1/7/2019). Pemerintah melalui Menkopolhukam bersama kementerian terkait akan mempercepat proses rekonstruksi dan pemulihan agar warga yang terdampak bencana dapat segera kembali menjalani kehidupan dengan normal. ANTARA FOTO/Basri Marzuki/foc. ANTARA FOTO/BASRI MARZUKIMenko Polhukam Wiranto (kedua kanan) berbincang dengan Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo (kanan) saat mengunjungi pengungsi korban bencana di kompleks Hunian Sementara (Huntara) Desa Mpanau, Sigi, Sulawesi Tengah, Senin (1/7/2019). Pemerintah melalui Menkopolhukam bersama kementerian terkait akan mempercepat proses rekonstruksi dan pemulihan agar warga yang terdampak bencana dapat segera kembali menjalani kehidupan dengan normal. ANTARA FOTO/Basri Marzuki/foc.
|
Editor Bayu Galih

PALU, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto meminta pembangunan hunian tetap bagi korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah (Sulteng) tak mangkrak.

Hal itu disampaikan Wiranto saat meresmikan pembangunan hunian tetap di Pombewe, Sigi, Sulteng, Senin (1/7/2019).

"Nah ini jangan sampai kita ikut-ikutan yang dulu ya. Peletakkan batu pertama acaranya bagus dan megah habis itu berhenti, istilahnya mangkrak," ujar Wiranto.

Ia meminta kementerian dan lembaga terkait serta pemerintah daerah segera melakukan langkah teknis untuk menyukseskan pembangunan hunian tetap.

Wiranto pun melanjutkan peresmian pembangunan hunian tetap dengan menggelar rapat koordinasi. Rapat tersebut diikuti oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Letjen Doni Monardo, Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil, dan Sekretaris Daerah Sulteng M Hidayat.

Baca juga: Wiranto Sebut Sebagian Besar Korban Gempa Sulteng Sudah Tempati Huntara

Melalui rapat tersebut, Wiranto berharap langkah-langkah yang harus dilakukan agar pembangunan hunian tetap sepesai tepat waktu bisa terpetakan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia meyakini jika langkah-langkah telah terpetakan, akan mempermudah proses eksekusi dalam membangun hunian tetap tersebut.

Wiranto menambahkan, pemerintah juga akan segera menyelesaikan permasalahan selain pembangunan hunian tetap. Di antaranya ialah penyelesaian pembagian santunan, jaminan hidup (Jadup) bagi keluarga korban yang meninggal dunia, dan dana stimulan bagi korban yang masih hidup.

"Saya mengharapkan selesai rapat ini kami sudah pasti dengan langkah-langkah kami apakah itu korban yang meninggal, membutuhkan dana santunan, perbaikan rumah. Baik rusak berat, sedang, ringan ataupun dana lain yang harus diterima masyarakat," kata dia.

Diberitakan sebelumnya, pada tahap awal akan dibangun 3.800 unit hunian tetap di tiga lokasi yaitu di Tondo (Palu), Duyu (Palu), dan Pombewe (Sigi) yang dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) serta bantuan dari Yayasan Buddha Tzu Chi. Pemerintah menargetkan membangun 11.788 unit.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sering Sulit Akses Siaran TV Analog, Masyarakat Kalteng Sambut Baik Peralihan ke Digital

Sering Sulit Akses Siaran TV Analog, Masyarakat Kalteng Sambut Baik Peralihan ke Digital

Nasional
Sekjen Gerindra: Kami Akan Bela Terus Anies, tetapi Apakah Formula E Kebutuhan Masyarakat Jakarta?

Sekjen Gerindra: Kami Akan Bela Terus Anies, tetapi Apakah Formula E Kebutuhan Masyarakat Jakarta?

Nasional
Periksa Dua Saksi, KPK Dalami Aliran Uang yang Diterima Bupati Bintan

Periksa Dua Saksi, KPK Dalami Aliran Uang yang Diterima Bupati Bintan

Nasional
Polri Ingatkan ASN dan Karyawan Swasta Dilarang Cuti Natal-Tahun Baru

Polri Ingatkan ASN dan Karyawan Swasta Dilarang Cuti Natal-Tahun Baru

Nasional
Menkes Sebut Masyarakat Takut Vaksin yang Tersedia, Laju Vaksinasi Covid-19 Menurun

Menkes Sebut Masyarakat Takut Vaksin yang Tersedia, Laju Vaksinasi Covid-19 Menurun

Nasional
Ketua Komisi X DPR Bersurat ke Kemendikbud Ristek, Minta Guru Honorer K2 Diangkat Jadi Guru PPPK

Ketua Komisi X DPR Bersurat ke Kemendikbud Ristek, Minta Guru Honorer K2 Diangkat Jadi Guru PPPK

Nasional
19 Daerah Alami Kenaikan Kasus Covid-19, Menkes Sebut Kemampuan Testing Menurun

19 Daerah Alami Kenaikan Kasus Covid-19, Menkes Sebut Kemampuan Testing Menurun

Nasional
Ketua Komisi X Nilai Nadiem Belum Sungguh-sungguh Mengafirmasi Keberadaan Guru Honorer

Ketua Komisi X Nilai Nadiem Belum Sungguh-sungguh Mengafirmasi Keberadaan Guru Honorer

Nasional
 Kemenkominfo Dorong Keterlibatan Komunitas Media untuk Promosikan Presidensi G20 Indonesia

Kemenkominfo Dorong Keterlibatan Komunitas Media untuk Promosikan Presidensi G20 Indonesia

Nasional
Menkes: 19 Kabupaten/Kota Alami Kenaikan Kasus Covid-19

Menkes: 19 Kabupaten/Kota Alami Kenaikan Kasus Covid-19

Nasional
Masyarakat Tak Bisa Tunjukkan Bukti Vaksin Tak Akan Dilayani Beli Tiket Transportasi

Masyarakat Tak Bisa Tunjukkan Bukti Vaksin Tak Akan Dilayani Beli Tiket Transportasi

Nasional
4.255.268 Kasus Covid-19 Indonesia dan Upaya Hindari Gelombang Ketiga

4.255.268 Kasus Covid-19 Indonesia dan Upaya Hindari Gelombang Ketiga

Nasional
Imam Besar Masjid Istiqlal Ajak Guru Madrasah dan Pesantren Sebarkan Islam Toleran

Imam Besar Masjid Istiqlal Ajak Guru Madrasah dan Pesantren Sebarkan Islam Toleran

Nasional
[POPULER NASIONAL] Polemik Telegram Panglima soal Proses Hukum Anggota TNI | Yusril: Tak Heran UU Cipta Kerja Rontok di MK

[POPULER NASIONAL] Polemik Telegram Panglima soal Proses Hukum Anggota TNI | Yusril: Tak Heran UU Cipta Kerja Rontok di MK

Nasional
Indonesia Membaik, Awas Lolos Mulut Buaya Masuk Mulut Macan...

Indonesia Membaik, Awas Lolos Mulut Buaya Masuk Mulut Macan...

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.