KILAS

Usai Pemilu, Menhan Ajak Semua Elemen Bangsa Bersatu

Kompas.com - 01/07/2019, 17:30 WIB
Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard saat menghadiri acara silaturahim dan halal bihalal bertema ?Rekat Anak Bangsa, Menuju Indonesia Sejuk?, Kamis (27/6/2019) di Jakarta Dok. Humas Kementerian Pertahanan RIMenteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard saat menghadiri acara silaturahim dan halal bihalal bertema ?Rekat Anak Bangsa, Menuju Indonesia Sejuk?, Kamis (27/6/2019) di Jakarta

KOMPAS.com – Pasca Pemilu Legislatif dan Pemilihan Presiden 2019, Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu mengajak semua elemen bangsa untuk menyatukan perbedaan dan merajut kembali benang-benang perekat persatuan.

Hal itu, menjadi penting agar dapat mewujudkan kepentingan negara dan bangsa yang lebih besar, yakni terwujudnya masyarakat adil dan makmur berdasakan Pancasila dan UUD 45.

“Mulai saat ini tidak ada lagi namanya 01 maupun 02, tapi kita semua bersaudara sebagai bangsa Indonesia yang utuh dan tidak akan pernah terpisahkan sepanjang masa. Marilah kita bersama – sama menjaga kedamaian bangsa dan negara Indonesia," tandas Menhan dalam keterangan tertulisnya, Jumat (28/6/2019).

Menhan Ryamizard sendiri mengatakan itu saat menghadiri acara silaturahim dan halal bihalal bertema “Rekat Anak Bangsa, Menuju Indonesia Sejuk” yang diselenggarakan Forum Rekosiliasi Masyarakat (REKAT), Kamis (27/6/2019) di Jakarta.

Baca jugaMenhan: Tak Ada Lagi 01 02, Waktunya Persatuan Indonesia

Bukan tanpa asalan Menhan berkata seperti itu, sebab katanya, Indonesia sejak dahulu kala dan hingga saat ini, terkenal sebagai bangsa yang solid, toleran, ramah tamah dan murah senyum.

Lebih dari itu, kata dia, Indonesia dikenal sebagai bangsa yang sangat mencintai perdamaian dan kedamaian dan menghormati berbagai perbedaan walaupun memiliki beribu-ribu perbedaan suku, agama dan ras.

“Republik ini juga dikenal sebagai bangsa yang menyelesaikan masalah dengan semangat perdamaian dan persatuan serta musyawarah untuk mufakat berdasarkan Pancasila dan UUD 1945,” ujar Menhan.

Petisi Rekat Bangsa

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu berfoto bersama sejumlah ulama, tokoh agama dan perwakilan dari organisasi kemasyarakatan dalam acara silaturahim dan halal bihalal bertema ?Rekat Anak Bangsa, Menuju Indonesia Sejuk? , Kamis (27/6/2019) di Jakarta.Dok. Humas Kementerian Pertahanan RI Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu berfoto bersama sejumlah ulama, tokoh agama dan perwakilan dari organisasi kemasyarakatan dalam acara silaturahim dan halal bihalal bertema ?Rekat Anak Bangsa, Menuju Indonesia Sejuk? , Kamis (27/6/2019) di Jakarta.
Perlu diketahui, selain halal bihalal dalam rangka menyambung tali silaturrahim sesama anak bangsa, acara juga diisi dengan penantanganan Petisi Rekat Bangsa yang berisi tiga kesepakatan.

Pertama, kesepakatan untuk menjaga persatuan dan kesatuan Indonesia. Kedua, bersama – sama menciptakan Indonesia yang damai, sejuk tenteram, damai dan aman. Ketiga, sepakat untuk menghormati dan menghargai perbedaan dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika.

Baca jugaDemi Keutuhan NKRI, Menhan Minta Pancasila dan UUD 1945 Dijaga

Menhan sendiri datang ke acara tersebut dengan didampingi Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan (Kemhan) Laksdya TNI Agus Setiadji, Inspektur Jenderal Kemhan Laksdya TNI Didit Herdiawan serta beberapa pejabat di lingkungan Kemhan.

Adapun dalam acara tersebut hadir pula sejumlah ulama, tokoh agama dan perwakilan dari organisasi kemasyarakatan lainnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Geledah Kantor-Rumah Dinas Bupati PPU, KPK Sita Dokumen Proyek hingga Transaksi Keuangan

Geledah Kantor-Rumah Dinas Bupati PPU, KPK Sita Dokumen Proyek hingga Transaksi Keuangan

Nasional
Moeldoko: Syarat Perjalanan ke Luar Negeri untuk Wisata Perlu Diperketat

Moeldoko: Syarat Perjalanan ke Luar Negeri untuk Wisata Perlu Diperketat

Nasional
Cegah Penularan Omicron, Kemendagri Tutup Izin Kepala Daerah ke Luar Negeri

Cegah Penularan Omicron, Kemendagri Tutup Izin Kepala Daerah ke Luar Negeri

Nasional
Puncak Omicron Diprediksi Februari-Maret, Pemerintah Diminta Siaga dari Hulu hingga Hilir

Puncak Omicron Diprediksi Februari-Maret, Pemerintah Diminta Siaga dari Hulu hingga Hilir

Nasional
Harapan Besar Setelah Menanti 6 Tahun RUU TPKS Disetujui di DPR..

Harapan Besar Setelah Menanti 6 Tahun RUU TPKS Disetujui di DPR..

Nasional
Risma Hapus Beberapa Jabatan Setingkat Eselon I dan II, Anggarannya Dioptimalkan untuk Bansos

Risma Hapus Beberapa Jabatan Setingkat Eselon I dan II, Anggarannya Dioptimalkan untuk Bansos

Nasional
Ironi Kebijakan Omicron: Jokowi Minta Warga Tak ke Luar Negeri, tapi Buka Pintu untuk Semua Negara

Ironi Kebijakan Omicron: Jokowi Minta Warga Tak ke Luar Negeri, tapi Buka Pintu untuk Semua Negara

Nasional
Gempa M 6,6 di Banten, 3.078 Rumah Rusak, 10 Orang Luka-luka

Gempa M 6,6 di Banten, 3.078 Rumah Rusak, 10 Orang Luka-luka

Nasional
Ryamizard dan Janji Prajuritnya di Tengah Dugaan Kerugian Negara Pengadaan Satelit

Ryamizard dan Janji Prajuritnya di Tengah Dugaan Kerugian Negara Pengadaan Satelit

Nasional
Membumikan Makna dan Manfaat Presidensi G20 Indonesia 2022

Membumikan Makna dan Manfaat Presidensi G20 Indonesia 2022

Nasional
Heru Hidayat, Koruptor Asabri Rp 22,7 Triliun yang Lolos dari Hukuman Mati...

Heru Hidayat, Koruptor Asabri Rp 22,7 Triliun yang Lolos dari Hukuman Mati...

Nasional
Komite Olimpiade Minta Diskresi Karantina untuk Atlet, Ini Jawaban Pemerintah

Komite Olimpiade Minta Diskresi Karantina untuk Atlet, Ini Jawaban Pemerintah

Nasional
Ibu Kota Negara Pindah, Polri Akan Ada Persiapan Pemindahan Instansi

Ibu Kota Negara Pindah, Polri Akan Ada Persiapan Pemindahan Instansi

Nasional
Ibu Kota 'Nusantara' Dibangun di Penajam Paser Utara, Ini Rincian Batas Wilayahnya

Ibu Kota "Nusantara" Dibangun di Penajam Paser Utara, Ini Rincian Batas Wilayahnya

Nasional
Jaksa Diperintahkan Banding Vonis Heru Hidayat, Kejagung: Hakim Ingkari Rasa Keadilan

Jaksa Diperintahkan Banding Vonis Heru Hidayat, Kejagung: Hakim Ingkari Rasa Keadilan

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.