Kompas.com - 01/07/2019, 13:26 WIB
Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Bestari Barus KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFARAnggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Bestari Barus

JAKARTA, KOMPAS.com - Panitia Khusus (Pansus) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta kembali menggelar rapat terkait proses pemilihan Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, pada Senin (1/7/2019) hari ini.

Wakil Ketua Pansus Pemilihan Wagub DKI Bestari Barus mengatakan, rapat pansus kali ini adalah untuk penyempurnaan atau melengkapi tata tertib (tatib) pemilihan wagub.

"Iya. Ini saya lagi pimpin lagi jalannya rapat. (Agendanya) sekarang penyempurnaan saja kecil-kecilan. Penambahan yang masih kurang-kurang," ucap Bestari saat dihubungi Kompas.com, Senin.

Ia menyebut salah satu tatib yang dilengkapi adalah tentang pemilihan ulang jika nantinya hasil perolehan suara yang diperoleh kedua calon seri atau sama.

"Contoh pemilihan ulang belum ada sama yang lain-lain. Iya kalau seri kan harus pemilihan ulang," kata dia.

Baca juga: Pemilihan Wagub DKI Digelar 22 Juli

Selanjutnya, Pansus Wagub DKI akan menggelar pertemuan dengan pihak Kemendagri yang dijadwalkan pada Rabu (3/7/2019) mendatang.

Pertemuan itu untuk membahas semua tatib yang telah dibuat.

Adapun, DPRD DKI Jakarta akan menggelar rapat paripurna pemilihan Wakil Gubernur DKI Jakarta pada 22 Juli 2019.

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi mengatakan pemilihan akan dilaksanakan sepanjang hari. 

Baca juga: M Taufik Masih Punya Kesempatan Jadi Wagub DKI

"Akan ada paripurna I dan II nantinya yang akan dilaksanakan dalam satu hari yang sama," kata Prasetio di DPRD DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (18/6/2019).

Prasetio mengatakan, paripurna pertama berupa paparan teknis pemilihan dan wawancara pemilihan.

Kemudian, dua calon wakil gubernur yakni Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu juga akan dihadirkan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kemenkes Sebut Keraguan Masyarakat untuk Divaksin Menurun

Kemenkes Sebut Keraguan Masyarakat untuk Divaksin Menurun

Nasional
Edhy Prabowo Lebaran di Rutan KPK Bersama Keluarga, Istri Sebut Suaminya Sehat dan Mohon Doa

Edhy Prabowo Lebaran di Rutan KPK Bersama Keluarga, Istri Sebut Suaminya Sehat dan Mohon Doa

Nasional
Apresiasi Masyarakat yang Tak Mudik, Airlangga: Anda Semua Pahlawan Perangi Covid-19

Apresiasi Masyarakat yang Tak Mudik, Airlangga: Anda Semua Pahlawan Perangi Covid-19

Nasional
Mudik Lebaran dari Perspektif Komunikasi

Mudik Lebaran dari Perspektif Komunikasi

Nasional
UPDATE: 1,7 Juta Kasus Covid-19 di Indonesia, 13,6 Juta Orang Ikut Vaksinasi

UPDATE: 1,7 Juta Kasus Covid-19 di Indonesia, 13,6 Juta Orang Ikut Vaksinasi

Nasional
Tragedi Mei 1998 dan Lahirnya Komnas Perempuan

Tragedi Mei 1998 dan Lahirnya Komnas Perempuan

Nasional
Retrospeksi Tragedi Mei 1998: Kekerasan terhadap Perempuan yang Kerap Dilupakan

Retrospeksi Tragedi Mei 1998: Kekerasan terhadap Perempuan yang Kerap Dilupakan

Nasional
Wapres: Mari Lanjutkan Perjuangan Keluar dari Pandemi dengan Kurangi Mobilitas

Wapres: Mari Lanjutkan Perjuangan Keluar dari Pandemi dengan Kurangi Mobilitas

Nasional
Kasus Covid-19 Meningkat, Seluruh Gubernur di Sumatera Diminta Antisipasi Arus Balik Idul Fitri

Kasus Covid-19 Meningkat, Seluruh Gubernur di Sumatera Diminta Antisipasi Arus Balik Idul Fitri

Nasional
Ingat! Larangan Mudik Masih Berlaku hingga 17 Mei 2021

Ingat! Larangan Mudik Masih Berlaku hingga 17 Mei 2021

Nasional
Idul Fitri 1442 Hijriah, Megawati Minta Kader Teladani Pesan Soekarno

Idul Fitri 1442 Hijriah, Megawati Minta Kader Teladani Pesan Soekarno

Nasional
Kasus Covid-19 di Jawa Cenderung Menurun tetapi di Sumatera Meningkat

Kasus Covid-19 di Jawa Cenderung Menurun tetapi di Sumatera Meningkat

Nasional
Kemenhub: Puncak Arus Balik Diprediksi pada 16 dan 20 Mei

Kemenhub: Puncak Arus Balik Diprediksi pada 16 dan 20 Mei

Nasional
Kemenhub: 1,5 Juta Orang Keluar dari Jabodetabek sejak 22 April

Kemenhub: 1,5 Juta Orang Keluar dari Jabodetabek sejak 22 April

Nasional
Update 13 Mei: 8.919.557 Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua

Update 13 Mei: 8.919.557 Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X