Soal Kabinet, TKN Nilai Jokowi Tak Akan Kesulitan Memilih Menteri

Kompas.com - 01/07/2019, 09:49 WIB
Pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden nomor urut 01 Joko Widodo (kiri) dan K.H. Maruf Amin (kanan) tiba di kantor KPU, Jakarta, Minggu (30/6/2019). ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDIPasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden nomor urut 01 Joko Widodo (kiri) dan K.H. Maruf Amin (kanan) tiba di kantor KPU, Jakarta, Minggu (30/6/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding mengatakan, presiden terpilih Joko Widodo tidak akan kesulitan dalam menentukan nama-nama yang akan mengisi kabinet dalam pemerintahan 2019-2024.

"Saya kira memutuskan kabinet ini tidak terlalu sulit bagi Pak Jokowi, karena beliau sudah cukup lama memerintah, kan sudah lima tahun," kata Karding saat dihubungi Kompas.com, Senin (1/7/2019).

Karding menilai, Jokowi sudah memahami permasalahan Indonesia yang sedang dan akan diperbaiki ke depannya. Untuk itu, Jokowi dinilai memiliki gambaran siapa saja yang layak menjadi bagian Kabinet Kerja periode berikutnya.

"Beliau (Jokowi) tentu sudah memiliki gambaran penglihatan terhadap siapa-siapa yang layak untuk dipilih, untuk menjadi bagian terpenting dari hak prerogatif beliau," ujarnya.


Baca juga: PDI-P: Rekonsiliasi Bukan Bagi-bagi Jabatan di Kabinet

Karding mengatakan, ada kemungkinan Jokowi mengajak para partai politik pendukung, tokoh-tokoh, dan relawan untuk meminta masukan.

"Itu tinggal penyelesaian dengan diskusi dengan para parpol pendukung meminta masukan dan saran dari banyak pihak," kata dia.

Komisi Pemilihan Umum ( KPU) telah menetapkan Joko Widodo (Jokowi) sebagai presiden dan Ma'ruf Amin sebagai wakil presiden terpilih dalam Pilpres 2019.

Ketua KPU Arief Budiman menetapkannya dalam rapat pleno terbuka di Kantor Komisi Pemilihan Umum, Jalan Imam Bonjol, Minggu (30/6/2019).

Sebelumnya, Jokowi pernah mengungkap bahwa ada dua aspek utama yang harus dimiliki jajaran kabinet mendatang.

"Mampu mengeksekusi program-program yang ada, kemampuan eksekutor yang paling penting. Memiliki kemampuan manajerial yang baik, seperti mengelola sebuah ekonomi, baik ekonomi makro, kemampuan ekonomi daerah, maupun semuanya," kata Jokowi seusai menghadiri Silaturahim Nasional dan Buka Puasa Bersama HIPMI di Ritz Carlton, Kuningan, Jakarta, Minggu (26/5/2019).

Baca juga: Kriteria yang Diinginkan Jokowi soal Rencana Pembentukan Kabinet

Selain sebagai eksekutor program yang mumpuni, Jokowi juga menginginkan jajaran kabinetnya nanti bisa menangani masalah-masalah yang ada dengan benar.

Selain itu, Jokowi juga menekankan pentingnya menteri-menteri yang berintegritas.

Akan tetapi, Jokowi belum mau berbicara mengenai komposisi menteri dari kalangan partai politik dan profesional.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X