Habibie: Manusia Perlu Kuasai Pendidikan dan Kebudayaan

Kompas.com - 25/06/2019, 14:03 WIB
Presiden ke-3 RI, Bacharuddin Jusuf Habibie seusai orasi ilmiah di Balai Sidang Universitas Indonesia (UI), Depok, Jawa Barat, Selasa (25/6/2019). CHRISTOFORUS RISTIANTO/KOMPAS.comPresiden ke-3 RI, Bacharuddin Jusuf Habibie seusai orasi ilmiah di Balai Sidang Universitas Indonesia (UI), Depok, Jawa Barat, Selasa (25/6/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden ke-3 RI, BJ Habibie mengatakan, setiap individu mesti menyinergikan antara pendidikan dan budaya. Manusia sebagai makhluk yang berbudi mesti menguasai keduanya.

"Dia (manusia) mesti kuasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Harus berpendidikan dan berbudaya. Ada orang yang pendidikan hebat tapi pembudayaan negatif. Itu dihalalkan semua (cara)," kata Habibie dalam orasi ilmiah peluncuran Habibie Institute for Public Policy and Governance (HIPPG), di Balai Sidang UI, Depok, Jawa Barat, Selasa (25/6/2019).

Baca juga: BJ Habibie: Usia Saya 83, tetapi Jiwanya 38

Menurutnya, ada tiga karakter yang juga mesti dimiliki manusia. Ketiganya adalah kebudayaan, agama, dan pendidikan.

"Saya harus jelaskan karena berkaitan dengan SDM, SDM yang menghendaki adalah SDM yang bebas. Bebas yang bertanggung jawab dan berbudaya," papar Habibie.

"Kenapa kita mau bebas dan merdeka karena kita mau tingkatkan produktivitas, produktivias itu ditingkatkan dari dua elemen ini. Sedangkan output-nya iman dan takwanya meningkat," lanjutnya.

Baca juga: Kejutan Keluarga untuk Habibie di HUT ke-83...

Dengan modal mengusai kebudayaan dan pendidikan, tutur Habibie, manusia dapat memproduksi pengetahuan sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas kebijakan dan tata kelola pemerintahan.

Pengetahuan tersebut, lanjutnya, berdedikasi untuk melatih dan memberikan bantuan bagi pembuatan kebijakan dan analisis kebijakan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X