Kejutan Keluarga untuk Habibie di HUT ke-83...

Kompas.com - 25/06/2019, 13:30 WIB
Presiden ke-3 RI, Bacharuddin Jusuf Habibie, mendapatkan kejutan pada hari ini ulang tahunya yang ke-83 di Balai Sidang Universitas Indonesia (UI), Depok, Jawa Barat, Selasa (25/6/2019). CHRISTOFORUS RISTIANTO/KOMPAS.comPresiden ke-3 RI, Bacharuddin Jusuf Habibie, mendapatkan kejutan pada hari ini ulang tahunya yang ke-83 di Balai Sidang Universitas Indonesia (UI), Depok, Jawa Barat, Selasa (25/6/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden ke-3 RI Bacharuddin Jusuf Habibie mendapatkan kejutan pada hari ulang tahunnya yang ke-83, Selasa (25/6/2019), di Balai Sidang Universitas Indonesia (UI), Depok, Jawa Barat.

Kejutan tersebut diberikan setelah Habibie menyelesaikan orasinya.

Keluarga Habibie membawa nasi tumpeng dan Habibie membagikan nasi tersebut kepada beberapa yang hadir seperti putranya, Ilham Habibie, dan Rektor UI Muhammad Anis.

Seluruh tamu undangan yang menghadiri orasi Habibie dalam acara peluncuran Habibie Institute for Public and Governance tersebut pun menyanyikan lagu ulang tahun untuk Habibie.

Baca juga: BJ Habibie: Usia Saya 83, tetapi Jiwanya 38

Habibie melayangkan senyuman dan ucapan terima kasih atas kejutan yang diterimanya.

Hadir pula dalam kejutan itu perwakilan dari sejumlah lembaga seperti Badan Kepegawaian Negara, dan sejumlah pejabat organisasi nirlaba The Habibie Centre.

BJ Habibie juga mengucapkan terima kasih atas semua orang yang telah memberikan ucapan ulang tahun kepadanya.

"Saya ucapkan terima kasih atas ucapan ulang tahun," ujar Habibie.

Habibie mengatakan, alih-alih usianya sudah 83 tahun, namun jiwanya tetap merasa seperti berusia 38 tahun.

"Saya bilang, usia saya 83, tapi jiwanya 38," kata Habibie.

Baca juga: Setelah Bertemu Jokowi dan Megawati, AHY dan Ibas Juga Silaturahim dengan BJ Habibie

Di usianya saat ini, Habibie mengaku lebih fokus pada kesehatannya. Ia mengatakan, baru menjalani perawatan selama dua hari.

BJ Habibie yang lahir pada 25 Juni 1936 merupakan Presiden ketiga Indonesia pasca-lengsernya Soeharto yang diwarnai pergolakan reformasi 1998-1999.

Jabatannya digantikan oleh almarhum KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang terpilih sebagai presiden pada 20 Oktober 1999 oleh MPR hasil Pemilu 1999.

Dengan menjabat selama 2 bulan dan 7 hari sebagai wakil presiden, dan 1 tahun dan 5 bulan sebagai presiden, Habibie merupakan wakil presiden dan juga presiden dengan masa jabatan tersingkat.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X