Mendikbud: Era Sekolah Favorit Sudah Selesai

Kompas.com - 24/06/2019, 14:44 WIB
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendi usai menjenguk Zanette Kalila Amaria (13) di RS Kartika, Pulomas, Pulogadung, Jakarta Timur, Sabtu (31/12/2016). Zanette adalah putri dari almarhum Dodi Triono (59), korban pembunuhan di perumahan Pulomas Residence.Alsadad Rudi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendi usai menjenguk Zanette Kalila Amaria (13) di RS Kartika, Pulomas, Pulogadung, Jakarta Timur, Sabtu (31/12/2016). Zanette adalah putri dari almarhum Dodi Triono (59), korban pembunuhan di perumahan Pulomas Residence.

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendi kembali meminta masyarakat untuk menerima kebijakan sistem zonasi dalam PPDB 2019.

Muhadjir menegaskan kembali bahwa pemerintah ingin menghapus adanya label sekolah favorit yang berkembang di masyarakat.

"Masyarakat ini ada yang memang belum tersosialisasi dan ada yang pura-pura belum tersosialisasi karena dia masih berharap keinginannya bisa terpenuhi. Karena itu, saya mohon masyarakat mulai menyadari bahwa namanya era sekolah favorit itu sudah selesai," ujar Muhadjir di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (26/6/2019).

Baca juga: Jokowi Akui Sistem Zonasi PPDB Bermasalah

Dengan sistem zonasi ini, tidak ada lagi sekolah yang isinya anak-anak dengan kriteria nilai khusus. Sekolah akan diisi oleh siswa yang lebih heterogen.

"Sekolah favorit yang homogen sudah enggak ada lagi, sekarang relatif heterogen," ujar Muhadjir.

Menurut dia, percuma jika orangtua siswa memaksa anaknya masuk ke sekolah yang diinginkan.

Baca juga: Menurut Penelitian, Sistem Zonasi Sekolah Memang Tidak Adil

Sebab, sekolah yang semula diberi label favorit juga sudah berubah menjadi heterogen.

Pemerintah menerapkan sistem zonasi pada PPDB 2019. Sistem ini mengatur bahwa jarak dari rumah ke sekolah sebagai syarat utama, bukan nilai rapor dan ujian nasional.

Aturan zonasi semula diterapkan pada PPDB 2018 dan akan diperketat lagi pada 2019. Pengetatan aturan itu diperkuat melalui Peraturan Mendikbud Nomor 51 Tahun 2018 tentang PPDB.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X