TKN Nilai Hakim MK Bersikap Adil Selama Sidang Sengketa Pilpres

Kompas.com - 23/06/2019, 15:49 WIB
Suasana sidang perdana sengketa pilpres 2019 di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Jumat (14/6/2019). KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOSuasana sidang perdana sengketa pilpres 2019 di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Jumat (14/6/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua tim hukum Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Arsul Sani, menilai seluruh hakim Mahkamah Konstitusi (MK) telah bersikap adil sepanjang sidang sengketa Pilpres 2019 berlangsung.

Hal itu disampaikan Arsul menanggapi proses sidang sengketa Pilpres yang telah berjalan selama seminggu.

"Secara keseluruhan TKN menilai persidangan di MK RI berlangsung dengan berimbang. Sesuai dengan prinsip 'fair trial' karena setiap pihak diberi kesempatan bicara dan mempresentasikan posisi hukumnya masing-masing dengan adil dan equal," kata Arsul melalui pesan singkat, Minggu (23/6/2019).

Baca juga: KPU Berharap MK Tolak Seluruh Permohonan Gugatan Prabowo-Sandi

Arsul menyadari ada beberapa hakim MK yang kerap menyampaikan pertanyaan kritis kepada saksi tertentu.

Namun, ia menilai, hal tersebut masih dalam batas kewajaran. Sebabnya, sidang berlangsung secara maraton sehingga menguras emosi.

Ia meyakini upaya tersebut dilakukan semata-mata untuk menggali keterangan dari saksi yang dihadirkan pemohon, termohon, dan pihak terkait.

Baca juga: TKN dan BPN Sepakat Tak Gelar Aksi di Jalan usai Putusan MK

Sekjen PPP itu menambahkan, perdebatan antara pemohon, termohon, dan pihak terkait masih dalam batas kewajaran.

Menurut dia, jika terjadi perdebatan sengit antara ketiga pihak tersebut, hal itu juga bertujuan menggali keterangan mendalam dari saksi yang dihadirkan.

"Kalau ada satu hakim MK tertentu terkesan 'keras' terhadap satu pihak, dan hakim lainnya kelihatan 'galak' terhadap pihak lainnya, kami nilai masih dalam tahap kewajaran. Apa lagi dengan sidang yang maraton tentu faktor emosi memengaruhi juga," papar Arsul.

"Demikian pula perdebatan para pihak masih dalam batas yang wajar dalam sebuah persidangan untuk mempertahankan posisi masing-masing," lanjuut dia.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X