Asosiasi Usulkan Kredit Pelaku UMKM Gunakan Sistem Syariah

Kompas.com - 18/06/2019, 22:01 WIB
Presiden Joko Widodo bertemu pelaku UMKM di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (18/6/2019). KOMPAS.com/IhsanuddinPresiden Joko Widodo bertemu pelaku UMKM di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (18/6/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Asosiasi UMKM Indonesia menyarankan Presiden Joko Widodo untuk menerapkan sistem syariah untuk mekanisme pengajuan kredit pelaku UMKM di Indonesia.

Ketua asosiasi Ikhsan Ingratubun berpendapat, sistem syariah sangat cocok diterapkan di sektor UMKM. Sebab, tidak ada denda keterlambatan bagi pelaku yang meminjam modal saat jatuh tempo.

Baca juga: Presiden Jokowi Minta Masukan dari Pengusaha Kecil dan Menengah'

"Di kita kan ada Bank Muamalat yang paling pertama kali menerapkan sistem syariah itu. Paling cocok untuk UMKM," ujar Ikhsan usai bertemu Presiden di Kompleks Istana Presiden, Jakarta, Selasa (18/6/2019).


Selama ini, UMKM di Indonesia banyak bergantung pada fintech. Asosiasi berpendapat bahwa bunga pinjaman di fintech terlampau tinggi. Hal itu juga memberatkan pelaku UMKM.

Selain itu, asosiasi juga mengadukan perihal mahalnya sertifikasi produk dan berbelit-belit dalam kepengurusannya.

Diberikan masukan demikian, lanjut Ikhsan, Presiden menyambutnya secara positif. Terutama persoalan mahal dan berbelitnya sertifikasi.

Baca juga: Bertemu Jokowi, Asosiasi UMKM Minta Pajak 0 Persen untuk Usaha Kecil-Mikro

Jokowi berjanji akan berkoordinasi dengan para menteri terkait untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

Diberitakan, Presiden Jokowi meminta masukan kepada dirinya mengenai kebijakan apa yang harus dilakukan pemerintah ke depan demi mendongkrak sektor UMKM.

Sebab, menurut Presiden, peluang pengembangan UMKM di Indonesia masih sangat besar. Pemerintah mencatat, jumlah pelaku UMKM di Tanah Air saat ini sebanyak 62,9 juta orang.

Kompas TV Calon Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat periode 2019-2023, Muddai Madang mendeklarasikan visi misi di hadapan induk cabang olahraga. Beberapa induk cabor, mendukung visi misi pengusaha 59 tahun ini untuk dapat menjadikan olahraga berkembang, dan bergerak ke arah industrialisasi.

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X