Bobby Nasution: Sepatu Bola Saja Enggak Punya, Enggak Mungkin Masuk PSSI

Kompas.com - 18/06/2019, 14:24 WIB
Menantu Presiden Joko Widodo, Bobby Nasution, bercerita tentang bisnis kafe kopi miliknya saat ditemui di acara Makerfest 2018, Kota Medan, Sumatera Utara, Sabtu (7/4/2018). KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERAMenantu Presiden Joko Widodo, Bobby Nasution, bercerita tentang bisnis kafe kopi miliknya saat ditemui di acara Makerfest 2018, Kota Medan, Sumatera Utara, Sabtu (7/4/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com — Menantu Presiden Joko Widodo, Bobby Afif Nasution, membantah isu yang beredar di masyarakat bahwa dirinya mengajukan diri menjadi Sekretaris Jenderal PSSI.

Hal itu dikemukakan Bobby ketika ditemui para jurnalis di halaman Kompleks Istana Presiden, Jakarta, Selasa (18/6/2019).

"Enggaklah. Saya sepatu bola saja enggak punya. Main bola juga jarang. Enggak mungkin masuk ke PSSI," ujar Bobby.

Baca juga: Menantu Jokowi Siap Diduetkan dengan Iwan Bule di PSSI

Bobby merasa dirinya kurang mampu menjadi bagian dari struktur PSSI. Sebab, selain tidak berpengalaman mengurusi sepak bola Tanah Air, ia juga tidak menaruh minat di sana.

"Saya belum punya pengalaman di sepak bola. Daripada enggak ada ide yang saya sumbang, ngapain kan?" ujar Bobby.

Bahkan, meskipun pernah jadi manajer di salah satu klub sepak bola di Sumatera Utara, Bobby tetap merasa pengalamannya belum cukup menjadi pengurus PSSI.

Baca juga: KLB PSSI Digelar 27 Juli 2019, Ini 3 Agenda Utamanya

"Memang pernah, tapi klubnya enggak terkenal. Jadi kurang berhasil, apalagi pegang PSSI. Kan PSSI lebih besar kapasitasnya. Jadi enggak mungkin," ujar dia.

Kabar yang mengatakan Bobby diproyeksikan untuk menjadi Sekjen PSSI datang pertama kali salah satunya dari tokoh pemuda dari Solo, Ginda Ferachtriawan.

Dikutip dari laman Tribunnews.com, suami dari putri Presiden Jokowi, Kahiyang Ayu, tersebut diproyeksikan mendampingi Komisaris Jenderal (Komjen) M Iriawan alias Iwan Bule yang bakal dimajukan sebagai calon ketua umum PSSI.

Baca juga: PSSI Ingin Klub Sepak Bola Indonesia Melantai di Pasar Modal

"Tidak masalah kalau Bobby ikut di PSSI, yang penting profesional serta punya kemampuan, juga waktu," papar dia kepada Tribunsolo.com, Minggu (16/6/2019).

Menurut pria yang juga wakil rakyat di DPRD Solo itu, PSSI membutuhkan tenaga baru yang profesional dan muda.

Maka, apabila Bobby bergabung mendampingi calon Ketua Umum PSSI Iwan Bule, akan ada darah muda di dalamnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kembangkan Rapid Test Covid-19, Kemenristek Siapkan 100.000 Alat dalam 2 Bulan

Kembangkan Rapid Test Covid-19, Kemenristek Siapkan 100.000 Alat dalam 2 Bulan

Nasional
Mudik di Tengah Pandemi Covid-19 yang Jadi Polemik

Mudik di Tengah Pandemi Covid-19 yang Jadi Polemik

Nasional
Gugus Tugas Covid-19: Rapid Test Tak Semunya Efektif, Kita Perbanyak PCR Test

Gugus Tugas Covid-19: Rapid Test Tak Semunya Efektif, Kita Perbanyak PCR Test

Nasional
Kejagung Periksa Istri Tersangka Kasus Jiwasraya Heru Hidayat

Kejagung Periksa Istri Tersangka Kasus Jiwasraya Heru Hidayat

Nasional
Ray Rangkuti: Presiden Tak Boleh Biarkan Ada Bayang Kekuasaan Selain Dirinya

Ray Rangkuti: Presiden Tak Boleh Biarkan Ada Bayang Kekuasaan Selain Dirinya

Nasional
Wabah Covid-19, Pemerintah Kembangkan Ventilator Portabel

Wabah Covid-19, Pemerintah Kembangkan Ventilator Portabel

Nasional
Miliki Ketua BAru, MA Diminta Gelar Persidangan Uji Materi secara Terbuka

Miliki Ketua BAru, MA Diminta Gelar Persidangan Uji Materi secara Terbuka

Nasional
Hoaks Covid-19 Sebabkan Gangguan Psikologis, Komisi VIII DPR Minta Pemerintah Berikan Narasi Positif

Hoaks Covid-19 Sebabkan Gangguan Psikologis, Komisi VIII DPR Minta Pemerintah Berikan Narasi Positif

Nasional
Amnesty: Pemidanaan Penghina Presiden Justru Bisa Tingkatkan Jumlah Orang Masuk Penjara

Amnesty: Pemidanaan Penghina Presiden Justru Bisa Tingkatkan Jumlah Orang Masuk Penjara

Nasional
Tak Patuhi Maklumat Kapolri, 3.000 Warga Jatim Buat Surat Pernyataan Tak Akan Berkerumun

Tak Patuhi Maklumat Kapolri, 3.000 Warga Jatim Buat Surat Pernyataan Tak Akan Berkerumun

Nasional
Kepala Gugus Tugas Covid-19: Banyak Negara dengan Sistem Kesehatan Bagus, tetapi Tak Semua Mampu

Kepala Gugus Tugas Covid-19: Banyak Negara dengan Sistem Kesehatan Bagus, tetapi Tak Semua Mampu

Nasional
Pemerintah RI Terima Sumbangan Rp 82,5 Miliar dari Dunia untuk Tangani Covid-19

Pemerintah RI Terima Sumbangan Rp 82,5 Miliar dari Dunia untuk Tangani Covid-19

Nasional
Lebih dari 20 Dokter Meninggal Selama Pandemi Covid-19

Lebih dari 20 Dokter Meninggal Selama Pandemi Covid-19

Nasional
Ucapkan Selamat, Ketua KY Yakin Ketua MA Terpilih Bisa Bawa Perubahan

Ucapkan Selamat, Ketua KY Yakin Ketua MA Terpilih Bisa Bawa Perubahan

Nasional
Abu Bakar Ba'asyir Ajukan Permohonan Asimilasi ke Presiden Jokowi

Abu Bakar Ba'asyir Ajukan Permohonan Asimilasi ke Presiden Jokowi

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X