Sandiaga: Ini Ikhtiar, Bukan soal Menang Kalah, Bukan soal Prabowo-Sandi

Kompas.com - 14/06/2019, 21:28 WIB
Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno, saat takziah di rumah salah satu petugas KPPS yang meninggal di Jalan Ngagel Jaya Utara, Surabaya, Rabu (15/5/2019). KOMPAS.com/GHINAN SALMANCalon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno, saat takziah di rumah salah satu petugas KPPS yang meninggal di Jalan Ngagel Jaya Utara, Surabaya, Rabu (15/5/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno menilai gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) yang dilayangkannya sangat penting bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Ia mengatakan, gugatan tersebut bukan hanya mempersoalkan pihak yang menang dan kalah, tetapi bertujuan untuk menghadirkan peran negara di bidang hukum secara berkeadilan.

"Bagi kami Prabowo-Sandi, ini ikhtiar bukan soal menang kalah, bukan soal Prabowo dan Sandi. Tapi kami sedang memperjuangkan sendi-sendi dalam bernegara," ujar Sandi di kediamannya, Kebayoran Baru, Jakarta, Jumat (14/6/2019).

Baca juga: Sandiaga Apresiasi Pernyataan Pembuka Ketua MK

Oleh karena itu, ia meminta MK memutuskan perkara tersebut dengan seadil-adilnya.

Sementara itu, kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) selaku pihak termohon serta pihak terkait lainnya, ia mengimbau untuk bersikap jujur selama menyampaikan kesaksian.

Ia pun mengucapkan terima kasih lepada semua pendukungnya yang telah mematuhi instruksi capresnya, Prabowo Subianto, untuk tak berunjuk rasa selama sidang di MK berlangsung.

"Mari kita jaga martabat politik, martabat hukum, dan kita jaga kejujuran bernegara. Kita jaga asas jujur dan adil dalam pemilu ini karena itu adalah amanat konstusi, amanat para pendiri bangsa dan amanat dari Tuhan Yang Maha Esa," papar Sandi.

"Hanya dengan kejujuran dan keadilan yang ditegakkan maka dengan itu rakyat kita akan hidup dengan tenang," lanjut dia.

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo Infografik: Jadwal Sengketa Pilpres di Mahkamah Konstitusi

Baca tentang


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Saat Partai Berkarya Terbelah Dua, Kubu Muchdi PR dan Tommy Soeharto

Saat Partai Berkarya Terbelah Dua, Kubu Muchdi PR dan Tommy Soeharto

Nasional
Kata BPOM dan Kemenkes soal Klaim Obat Bisa Sembuhkan Covid-19

Kata BPOM dan Kemenkes soal Klaim Obat Bisa Sembuhkan Covid-19

Nasional
Hingga Desember 2020, Kemensos akan Bagikan BST kepada 9 Juta KPM

Hingga Desember 2020, Kemensos akan Bagikan BST kepada 9 Juta KPM

Nasional
UPDATE: 116.871 Kasus Covid-19 di Indonesia dan Pentingnya Perubahan Perilaku Masyarakat

UPDATE: 116.871 Kasus Covid-19 di Indonesia dan Pentingnya Perubahan Perilaku Masyarakat

Nasional
[POPULER NASIONAL] AKBP Yogi yang Dirotasi Kapolri Suami Jaksa Pinangki | Dugaan Awal Ledakan di Beirut Menurut KBRI

[POPULER NASIONAL] AKBP Yogi yang Dirotasi Kapolri Suami Jaksa Pinangki | Dugaan Awal Ledakan di Beirut Menurut KBRI

Nasional
Mendagri: Kemauan dan Kemampuan Kepala Daerah Kunci Penanganan Covid-19

Mendagri: Kemauan dan Kemampuan Kepala Daerah Kunci Penanganan Covid-19

Nasional
KPK: Banyak ASN Tak Netral dan Ikut Mobilisasi Pendanaan Kandidat Pilkada

KPK: Banyak ASN Tak Netral dan Ikut Mobilisasi Pendanaan Kandidat Pilkada

Nasional
Mendagri: Tak Ada Kampanye Pilkada Arak-arakan di Tengah Pandemi Covid-19

Mendagri: Tak Ada Kampanye Pilkada Arak-arakan di Tengah Pandemi Covid-19

Nasional
Loyalis Tommy Tak Terima Kemenkumham Sahkan Partai Berkarya Kubu Muchdi Pr

Loyalis Tommy Tak Terima Kemenkumham Sahkan Partai Berkarya Kubu Muchdi Pr

Nasional
Menkes: Pencegahan Stunting Tetap Prioritas Saat Pandemi Covid-19

Menkes: Pencegahan Stunting Tetap Prioritas Saat Pandemi Covid-19

Nasional
Pertengahan Agustus, Vaksin Covid-19 Diujicoba pada 1.620 Subjek

Pertengahan Agustus, Vaksin Covid-19 Diujicoba pada 1.620 Subjek

Nasional
KPK Masih Dalami Aliran Uang ke Mantan Sekretaris MA Nurhadi

KPK Masih Dalami Aliran Uang ke Mantan Sekretaris MA Nurhadi

Nasional
Periksa Mantan Anggota DPRD, KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang oleh Pejabat Kota Banjar

Periksa Mantan Anggota DPRD, KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang oleh Pejabat Kota Banjar

Nasional
KSAU dan KSAL Terima Bintang Angkatan Kelas Utama dari Panglima TNI

KSAU dan KSAL Terima Bintang Angkatan Kelas Utama dari Panglima TNI

Nasional
Pakar Hukum Pidana: KPK Dapat Ambil Alih Kasus Pelarian Djoko Tjandra

Pakar Hukum Pidana: KPK Dapat Ambil Alih Kasus Pelarian Djoko Tjandra

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X