Seluruh Kader Demokrat Diperingatkan Tak Bicara Lebih Lanjut soal Kongres Luar Biasa

Kompas.com - 14/06/2019, 16:19 WIB
Politisi Partai Demokrat Amir Syamsuddin saat ditemui di Balai Sidang UI Depok, Sabtu (12/11/2016).KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN Politisi Partai Demokrat Amir Syamsuddin saat ditemui di Balai Sidang UI Depok, Sabtu (12/11/2016).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat Amir Syamsuddin,

surat yang ditujukan untuk kepada seluruh kader partai Demokrat, meminta seluruh kader partai untuk tidak berbicara lebih lanjut terkait Kongres Luar Biasa (KLB).

Saat dikonfirmasi, Amir membenarkan adanya instruksi untuk seluruh kader.

"Iya betul, sementara jangan dulu memberikan, mengimprovisasi di luar dari pada itu, kecuali ada reaksi atau ada hal-hal yang menjadi alasan buat saya untuk menambahkan. Sementara itu dulu," kata Amir saat dihubungi, Jumat (14/6/2019).

Baca juga: Agus Hermanto Sebut Usulan KLB dari Senior Demokrat Akan Dibahas Sesuai AD/ART

Dalam surat tersebut, pada poin pertama Amir mengatakan, sesuai dengan Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) Dewan Kehormatan, seluruh kader diminta untuk tidak membicarakan lebih lanjut soal dipercepatnya Kongres Luar Biasa (KLB).

"Kedua, seluruh kader diminta untuk tidak melakukan komunikasi publik dalam bentuk apapun terkait dengan konflik internal termasuk kegiatan jumpa pers yang mewakili partai di semua tingkatan," ujarnya.

Baca juga: Dewan Kehormatan Demokrat Gelar Rapat Sikapi Manuver Max Sopacua Cs

Amir juga mengatakan, jika ada kader yang melakukan tindakan yang tidak sesuai dengan AD/ART, kode etik, dan pakta integritas partai, maka kader lain dapat membuat laporan ke Dewan Kehormatan.

"Agar kader terlapor diperiksa dan diberi sanksi sesuai dengan peraturan internal partai yang berlaku," katanya.

Baca juga: Demokrat Tolak Usul KLB untuk Gantikan SBY sebagai Ketum

Selanjutnya, Amir menegaskan, Dewan Kehormatan akan memanggil semua pihak yang memicu adanya konflik untuk diminta keterangan dan diselesaikan sesuai aturan internal partai.

"Diselesaikan sesuai peraturan internal partai yang berlaku," pungkasnya.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X