Sidang Sengketa Pilpres Diskors hingga Pukul 13.30 WIB

Kompas.com - 14/06/2019, 11:43 WIB
Suasana sidang perdana sengketa pilpres 2019 di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Jumat (14/6/2019). KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOSuasana sidang perdana sengketa pilpres 2019 di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Jumat (14/6/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Majelis Hakim Mahkamah Konstiusi (MK) men-skors sidang sengketa perselisihan hasil pemilu.

Sidang diskors sekitar pukul 11.15 WIB, di sela-sela Ketua Tim Hukum pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto, membacakan materi permohonan sengketa.

Sidang diskors selama kurang lebih dua jam.

“Ya Pak Bambang sudah jam 11. Kita skors dulu sampai jam 13.30 setelah shalat jumat, sidang diskors,” kata Ketua MK Anwar Usman di ruang sidang Gedung MK, Jakarta Pusat, Jumat (14/6/2019).

Baca juga: Di Sidang MK, Tim Hukum 02 Sebut Pemerintahan Jokowi Bergaya Otoriter Orde Baru

Atas instruksi tersebut, Bambang menghentikan pembacaan materi permohonan sengketa.

“Ya nanti kami akan masuk di kecurangan nomor tiga," ujarnya.

MK menggelar sidang perdana gugatan hasil pemilu presiden pada Jumat (14/6/2019) pukul 09.00 WIB.

Dalam sidang gugatan yang diajukan kubu Prabowo-Sandiaga ini, MK akan memutuskan lanjut atau tidaknya sengketa ke tahapan persidangan dengan mempertimbangkan permohonan beserta barang bukti yang diajukan (Putusan Sela).

Baca juga: Di Sidang MK, Tim Hukum Prabowo-Sandi Pakai Argumen Yusril Saat Sengketa Pilpres 2014

Jika berlanjut, maka pada 17-24 Juni, MK melakukan sidang dengan agenda pemeriksaan pembuktian. Hal ini termasuk rangkaian dalam proses persidangan sengketa.

Pada 28 Juni, MK akan membacakan putusan sengketa pilpres.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X