Agus Rahardjo Putuskan Tak Maju sebagai Capim KPK Periode 2019-2023

Kompas.com - 13/06/2019, 11:05 WIB
Ketua KPK Agus Rahardjo menyampaikan laporan capaian dan hasil kinerja KPK tahun 2018 di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (19/12/2018). KPK telah menangani 28 kasus operasi tangkap tangan pada 2018 atau yang terbanyak selama KPK berdiri serta menetapkan 108 tersangka dari kasus tersebut. ANTARA FOTO/Putra Haryo Kurniawan/wsj. PUTRA HARYO KURNIAWANKetua KPK Agus Rahardjo menyampaikan laporan capaian dan hasil kinerja KPK tahun 2018 di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (19/12/2018). KPK telah menangani 28 kasus operasi tangkap tangan pada 2018 atau yang terbanyak selama KPK berdiri serta menetapkan 108 tersangka dari kasus tersebut. ANTARA FOTO/Putra Haryo Kurniawan/wsj.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2015-2019, Agus Rahardjo, memutuskan tak akan maju sebagai calon pimpinan KPK periode 2019-2023.

Agus bersama empat pimpinan KPK periode saat ini diketahui akan mengakhiri masa jabatannya pada bulan Desember nanti.

"Insya Allah, saya tidak maju lagi. Memberi kesempatan kepada yang lebih kompeten untuk memimpin KPK," kata Agus saat dikonfirmasi, Kamis (13/6/2019).

Meski demikian, ia berharap beberapa koleganya sesama pimpinan KPK saat ini ada yang mau mencalonkan diri lagi. Hal itu guna memastikan ada kesinambungan dalam pengembangan kinerja KPK periode saat ini dan berikutnya.


Baca juga: Pansel Dorong Internal KPK Daftar Calon Pimpinan Periode 2019-2023

"Saya berharap beberapa kolega kami di kepemimpinan sekarang maju lagi, agar ada kesinambungan yang baik," kata dia.

Agus sebelumnya pernah menyebutkan nama pimpinan yang diharap bisa meneruskan karirnya lagi di KPK. Hal itu ia sampaikan di sela-sela buka puasa bersama di Gedung Penunjang KPK, Jumat (17/5/2019) lalu.

"Saya berharap komisioner muda, Pak Laode dan Pak Alex masih meneruskan karir di KPK, termasuk Bu Basaria. Tapi itu pilihan masing-masing," kata Agus.

Baca juga: Saut Situmorang Ingatkan Calon Pimpinan KPK soal Independensi

Dalam kesempatan lain pada Senin (20/5/2019) silam, Agus berharap pimpinan baru KPK terpilih nantinya mampu meningkatkan kualitas pencegahan dan penindakan KPK secara proporsional.

"Itu sangat penting, karena itu enggak bisa ditinggalkan dua sisi itu. Pencegahan harus terus-menerus, harus makin banyak melibatkan banyak instansi masyarakat, NGO, dan yang lain-lain," ujar dia.

Di sisi lain, Agus berharap kinerja penindakan KPK nanti tidak lengah. Secara khusus, Agus ingin pemulihan aset negara akibat korupsi bisa ditingkatkan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X