Bahas Pencegahan Korupsi, Mendagri Ajak Tiga Kepala Daerah ke KPK

Kompas.com - 12/06/2019, 13:15 WIB
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengajak tiga kepala daerah terpilih hasil Pilkada 2018 ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Rabu (12/6/2019). DYLAN APRIALDO RACHMAN/KOMPAS.comMenteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengajak tiga kepala daerah terpilih hasil Pilkada 2018 ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Rabu (12/6/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengajak tiga pasangan kepala daerah terpilih hasil Pilkada 2018 ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Rabu (12/6/2019).

Salah satu pasangan yang diajak adalah Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung terpilih, Arinal Djunaidi dan Chusnunia Chalim.

Arinal dan Chusnunia baru dilantik oleh Presiden Joko Widodo untuk masa jabatan 2019-2024. Pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Rabu siang.

"Hari ini adalah pelantikan Gubernur terakhir hasil Pilkada yaitu Lampung. Seperti biasa setelah dilantik kan kita ajak ke KPK untuk berdiskusi dan berdialog yang berkaitan strategi pencegahan korupsi dan hal-hal yang apa mungkin ada masukan dari KPK," kata Tjahjo saat tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu.

Baca juga: Jokowi Minta Gubernur Lampung Back Up Jakarta

Selain itu, kata Tjahjo, KPK mengajak dua pasangan kepala daerah terpilih lainnya yang sudah dilantik, yaitu dari Maluku dan Maluku Utara.

Tjahjo mengajak Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku, Murad Ismail dan Barnabas Orno. Kemudian, Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara, Abdul Gani Kasuba serta Al Yasin Ali.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Presiden Jokowi Lantik Arinal-Chusnunia sebagai Gubernur dan Wagub Lampung

"Karena kemarin hari (pelantikan) berbeda antara Maluku dan Maluku Utara maka harinya (kunjungan ke KPK) digabung. Selesai sudah semua Gubernur dan yang sudah dilantik, langsung dibawa ke KPK, berdialog, berdiskusi," kata dia.

Tjahjo ingin seluruh kepala daerah di Indonesia memiliki visi yang sama dalam pencegahan korupsi di setiap daerahnya.

Kompas TV Calon petahana paling banyak terdapat di pemilihan kepala daerah kabupaten Kota.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Satgas: Dasar Hukum Karantina 10 Hari untuk Pelaku Perjalanan Internasional Segera Diumumkan

Satgas: Dasar Hukum Karantina 10 Hari untuk Pelaku Perjalanan Internasional Segera Diumumkan

Nasional
Percepat Vaksinasi, Kemenkes Minta Kabupaten dan Kota Gunakan Jenis Vaksin yang Tersedia

Percepat Vaksinasi, Kemenkes Minta Kabupaten dan Kota Gunakan Jenis Vaksin yang Tersedia

Nasional
Dubes RI untuk Uni Eropa: Abai Prokes dan Tolak Vaksinasi Jadi Faktor Merebaknya Covid-19 di Eropa

Dubes RI untuk Uni Eropa: Abai Prokes dan Tolak Vaksinasi Jadi Faktor Merebaknya Covid-19 di Eropa

Nasional
Pencoblosan Pemilu Direncanakan 21 Februari 2024, PKB: Yang Penting Jangan di Tengah Idul Fitri

Pencoblosan Pemilu Direncanakan 21 Februari 2024, PKB: Yang Penting Jangan di Tengah Idul Fitri

Nasional
Ketum PKB Nilai Usul Pimpinan MPR agar Sri Mulyani Dicopot Tidak Produktif

Ketum PKB Nilai Usul Pimpinan MPR agar Sri Mulyani Dicopot Tidak Produktif

Nasional
Satgas: Mobilitas Masyarakat dengan Kereta Api dan Pesawat Meningkat 5 Bulan Terakhir

Satgas: Mobilitas Masyarakat dengan Kereta Api dan Pesawat Meningkat 5 Bulan Terakhir

Nasional
UPDATE: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 46,88 Persen

UPDATE: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 46,88 Persen

Nasional
Klarifikasi Risma soal Meminta Tunarungu Berbicara

Klarifikasi Risma soal Meminta Tunarungu Berbicara

Nasional
Menag: Rumah Ibadah Harus Jadi Contoh Terbaik Pencegahan Covid-19

Menag: Rumah Ibadah Harus Jadi Contoh Terbaik Pencegahan Covid-19

Nasional
Ridwan Kamil Isyaratkan Masuk Partai, Waketum Golkar: Kalau Visi Sama, Kami Terbuka

Ridwan Kamil Isyaratkan Masuk Partai, Waketum Golkar: Kalau Visi Sama, Kami Terbuka

Nasional
KSAL: Pembinaan Mental dan Ideologi Prajurit Harus Inovatif

KSAL: Pembinaan Mental dan Ideologi Prajurit Harus Inovatif

Nasional
Menaker Tegaskan UU Cipta Kerja Masih Berlaku, Aturan Pengupahan Tetap Mengacu pada PP 36/2021

Menaker Tegaskan UU Cipta Kerja Masih Berlaku, Aturan Pengupahan Tetap Mengacu pada PP 36/2021

Nasional
Diduga Telantarkan Anak, Bambang Pamungkas Dilaporkan Ke Polda Metro Jaya

Diduga Telantarkan Anak, Bambang Pamungkas Dilaporkan Ke Polda Metro Jaya

Nasional
UPDATE: Sebaran 311 Kasus Harian Covid-19 di Indonesia, Jawa Barat Tertinggi

UPDATE: Sebaran 311 Kasus Harian Covid-19 di Indonesia, Jawa Barat Tertinggi

Nasional
Kementerian KP dan Pos Indonesia Luncurkan Prangko Seri Ikan Hias Endemik

Kementerian KP dan Pos Indonesia Luncurkan Prangko Seri Ikan Hias Endemik

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.