ASN Bolos Kerja Usai Libur Lebaran Kena Sanksi, Ini 6 Faktanya

Kompas.com - 10/06/2019, 16:39 WIB
Penulis Mela Arnani
|

4. Instansi juga kena

Tak hanya ASN yang membolos saja yang diberikan sanksi hukuman disiplin.

Instansi atau kementerian/lembaga terkait juga akan diberikan penilaian oleh Kemenpan RB.

"Instansinya juga akan diberikan penilaian manakala instansi mana yang banyak yang bolos. Itu berarti leadership-nya kurang, karena akan ada penilaian secara menyeluruh," kata Syafruddin, Senin (10/6/2019).

Baca juga: Jika Ada ASN yang Bolos, Instansi Juga Akan Dapat Catatan Khusus dari KemenPAN RB

5. Puluhan ASN Kota Bekasi bolos

Ilustrasi Aparatur Sipil Negara (ASN)CHRISTOFORUS RISTIANTO/KOMPAS.com Ilustrasi Aparatur Sipil Negara (ASN)
Hingga Senin (10/6/2019) siang, Pemerintah Kota Bekasi mencatat 37 ASN Kota Bekasi tidak hadir bekerja tanpa keterangan.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menyampaikan, pihaknya masih melakukan pendataan, karena total ASN tersebut dapat berasal dari Tenaga Kerja Kontrak (TKK).

Selain itu, terdapat 19 ASN sakit dan 14 orang izin.

Sanksi hukuman disiplin kepada ASN yang tidak hadir bekerja ini akan keluar dua hingga tiga hari mendatang. Ketidakhadiran 37 ASN Kota Bekasi juga akan dilaporkan ke Kemenpan RB.

Baca juga: 37 ASN Kota Bekasi Bolos pada Hari Pertama Kerja Usai Libur Lebaran

6. Skorsing

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo usai memimpin upacara di kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Senin (10/6/2019). CHRISTOFORUS RISTIANTO/KOMPAS.com Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo usai memimpin upacara di kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Senin (10/6/2019).
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo memberikan sanksi terhadap pegawai di lingkungannya yang tidak hadir bekerja setelah libur Lebaran 2019.

Sanksi dapat berupa skorsing selama tiga hari, pemotongan tunjangan kerja, dan peringatan tertulis.

Meskipun begitu, ASN di lingkungan Kementerian Dalam Negeri diperbolehkan tidak hadir bekerja, asalkan mempunyai alasan yang jelas, seperti sakit atau ada keperluan keluarga yang tak bisa ditinggalkan.

Baca juga: Mendagri Sebut Sanksi Skorsing dan Potongan Tunjangan untuk Mendisiplinkan ASN

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.