Ani Yudhoyono, Inspirasi untuk Indonesia

Kompas.com - 04/06/2019, 21:09 WIB
Ani Yudhoyono dan anggrek. Ani Yudhoyono dan anggrek.

Ibu Ani dalam berbagai kesempatan, termasuk dalam komunikasi dengan pengikutnya di Instagram, selalu memotivasi setiap anak bangsa untuk terus berkarya.

Khusus untuk kaum perempuan, Ibu Ani seringkali meyakinkan kalau mereka juga bisa berkontribusi luar biasa untuk masyarakat, bangsa, dan negara, dimanapun mereka berada. Tidak ada batas bagi siapa pun untuk berkarya untuk tanah air tercinta.

Inilah inspirasi kedua dari Ibu Ani. Siapapun bisa berkarya selama mau berusaha dan berjuang melakukan yang terbaik untuk masyarakat, bangsa, dan negara serta masa depan negeri ini.

Khusus untuk kaum perempuan, perannya yang dominan di lingkup domestik atau rumah tangga, tidak menjadi penghalang untuk terus berkarya. Dan, Ibu Ani telah memberikan teladan dengan kiprah nyata sepanjang hayatnya.

Pasrah, tapi tidak menyerah

Sebagai seseorang yang dibesarkan di keluarga prajurit, istri prajurit, dan ibu dari seorang prajurit TNI, Ani dibentuk dan terbentuk menjadi pribadi yang tegar dan pejuang keras. Karakter itu secara konsisten beliau tunjukkan hingga akhir hayatnya.

Ketika divonis mengidap kanker darah akut sekitar empat bulan lalu, Ibu Ani tidak mau menyerah begitu saja atas kondisi tersebut.

Ibu Ani seraya meneteskan air mata mengatakan, 'Saya pasrah, tapi saya tidak akan pernah menyerah.' Ucapan Ibu Ani ini dituturkan oleh Agus Harimurti Yudhoyono, ketika menyampaikan sambutan dari keluarga ketika pemakaman.

Ibu Ani tidak pernah menyalahkan siapa pun atas sakit yang dideritanya. Setiap perawatan medis yang diberikan tim dokter, dijalani Ibu Ani tanpa keluh kesah sedikit pun. Ibu Ani pun mencatat setiap perawatan yang dilakukan dengan rapi.

Bahkan, Ibu Ani juga mengatakan, 'Saya sudah terlalu banyak diberikan kemuliaan dan barokah oleh Allah Subhana Wa Ta’ala. Jadi, kalau sekarang Allah memberikan saya ujian dengan sakit seperti ini, saya tidak boleh mengeluh atau marah. Saya harus terima dengan ikhlas dan harus berjuang untuk melawan penyakit ini.'

Karakter Ibu Ani yang pasrah menerima kehendak Sang Pencipta dan tidak mau menyalahkan siapa pun sangatlah patut kita teladani.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X