Arus Lalu Lintas Pemudik di Tol Trans Jawa Siang Ini Terpantau Landai

Kompas.com - 03/06/2019, 12:03 WIB
Suasana dalam kantor NTMC Polri di kantor Korlantas Polri, Jakarta Selatan, Senin (3/6/2019). CHRISTOFORUS RISTIANTO/KOMPAS.comSuasana dalam kantor NTMC Polri di kantor Korlantas Polri, Jakarta Selatan, Senin (3/6/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Arus lalu lintas kendaraan pemudik di seluruh Indonesia, khususnya di ruas jalan tol Trans Jawa pada dari pagi hingga siang ini terpantau landai. Angka kendaraan pemudik pun diprediksi menurun.

Kepala Posko Operasi Ketupat 2019 Korlantas Polri, Kombes Pol Dr. Bakharuddin Muhammad Syah, menuturkan, NTMC Korlantas Polri telah melihat dari 664 kamera pengintai di seluruh Indonesia dan hasilnya tidak ada kepadatan berarti di semua ruas jalan.

"Hari ini terpantau landai ya. Kita sudah melihat dari 664 CCTV di seluruh Indonesia, khususnya di wilayah Jawa, hari ini lancar," ujar Bakharuddin di kantor NTMC Polri, Jakarta Selatan, Senin (3/6/2019).

Ia menjabarkan, diprediksi jumlah pemudik akan mengalami penurunan menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Baca juga: Catat, Ini Nomor Penting di Sepanjang Jalur Tol Trans-Jawa

Angka kendaraan yang melewati jalan tol Trans Jawa, lanjutnya, pada 30 Mei 2019 terdapat 72.000 kendaraan. Kemudian pada 31 Mei ada 65.000, 1 Juni 85.0000, dan 2 Juni 72.000 kendaraan.

"Diprediksi akan makin menurun ya angka kendaraan pemudik hari ini. Tertinggi itu pada 1 Juni 2019, namun kepadatan masih terkoordinasi karena ada sistem one way dan contra flow," paparnya.

Sebelumnya, Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Pol Refdi Andri menuturkan, jadwal pemberlakuan satu arah di jalan tol memang direncanakan dari tanggal 30 Mei sampai 2 Juni 2019 dan hari Minggu (2/6/2019) merupakan yang terakhir.

Baca juga: Kapolri Yakin Arus Mudik Trans-Jawa Lancar

Namun, lanjut Refdi, tanggal berakhirnya satu arah itu bukanlah harga mati dan pihaknya akan terus melihat situasi dan kondisi lalu lintas di lapangan.

"Kami memang berencana satu arah dilakukan pada 30, 31 Mei, 1 dan 2 Juni 2019 tetapi itu pun bukan harga mati," kata Refdi saat berkunjung ke GT Palimanan Cirebon, Minggu (2/6/2019).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Mobil Arteria Dahlan Belum Usai, Ia Diketahui Tunggak Pajak Kendaraan Hingga Rp 10 Juta

Polemik Mobil Arteria Dahlan Belum Usai, Ia Diketahui Tunggak Pajak Kendaraan Hingga Rp 10 Juta

Nasional
Profil Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, Menantu Luhut yang Kini Jadi Pangkostrad

Profil Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, Menantu Luhut yang Kini Jadi Pangkostrad

Nasional
Tanggapi RUU BUMDes, Gus Halim: UU Cipta Kerja Sudah Holistik dan Komprehensif

Tanggapi RUU BUMDes, Gus Halim: UU Cipta Kerja Sudah Holistik dan Komprehensif

Nasional
Pasien Omicron Kini Bisa Isolasi di Rumah, Berapa Lama Durasinya?

Pasien Omicron Kini Bisa Isolasi di Rumah, Berapa Lama Durasinya?

Nasional
Menantu Luhut Binsar Pandjaitan, Mayjen TNI Maruli Simanjuntak Resmi Jadi Pangkostrad

Menantu Luhut Binsar Pandjaitan, Mayjen TNI Maruli Simanjuntak Resmi Jadi Pangkostrad

Nasional
Gus Halim: Minyak Goreng Satu Harga Penting Demi Wujudkan Desa Tanpa Kemiskinan dan Kelaparan

Gus Halim: Minyak Goreng Satu Harga Penting Demi Wujudkan Desa Tanpa Kemiskinan dan Kelaparan

Nasional
Simak Kriteria Pasien Omicron yang Wajib Dirawat di RS dan Boleh Isolasi di Rumah

Simak Kriteria Pasien Omicron yang Wajib Dirawat di RS dan Boleh Isolasi di Rumah

Nasional
Gelombang Ketiga Covid-19 di Depan Mata, Kasus Harian Kembali Catat Rekor

Gelombang Ketiga Covid-19 di Depan Mata, Kasus Harian Kembali Catat Rekor

Nasional
Jasa Raharja Jamin Korban Kecelakaan di Muara Rapak, Balikpapan, Dapat Santunan

Jasa Raharja Jamin Korban Kecelakaan di Muara Rapak, Balikpapan, Dapat Santunan

Nasional
Menanti Calon Pemimpin Ibu Kota Negara Pesaing Ahok yang Punya Background Arsitek

Menanti Calon Pemimpin Ibu Kota Negara Pesaing Ahok yang Punya Background Arsitek

Nasional
Kepala Badan Otorita IKN Disebut Harus Punya Kemampuan Berhubungan dengan Investor

Kepala Badan Otorita IKN Disebut Harus Punya Kemampuan Berhubungan dengan Investor

Nasional
Megaproyek 'Nusantara': Ngebutnya UU IKN, Beban Berat APBN dan Rakyat yang Terancam

Megaproyek "Nusantara": Ngebutnya UU IKN, Beban Berat APBN dan Rakyat yang Terancam

Nasional
UPDATE 21 Januari: 292.405 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, 'Positivity Rate' PCR 7,92 Persen

UPDATE 21 Januari: 292.405 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, "Positivity Rate" PCR 7,92 Persen

Nasional
UPDATE 21 Januari: Sebaran Kasus Baru Covid-19, 1.484 di DKI

UPDATE 21 Januari: Sebaran Kasus Baru Covid-19, 1.484 di DKI

Nasional
UPDATE 21 Januari: 5.896 Kasus Suspek Covid-19 di Indonesia

UPDATE 21 Januari: 5.896 Kasus Suspek Covid-19 di Indonesia

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.