Misteri Dua Kelompok Bersenjata Api di Rusuh 22 Mei

Kompas.com - 03/06/2019, 08:38 WIB
Sejumlah massa Aksi 22 Mei terlibat kericuhan di depan gedung Bawaslu, Jakarta, Rabu (22/5/2019). Aksi unjuk rasa itu dilakukan menyikapi putusan hasil rekapitulasi nasional Pemilu 2019. ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDISejumlah massa Aksi 22 Mei terlibat kericuhan di depan gedung Bawaslu, Jakarta, Rabu (22/5/2019). Aksi unjuk rasa itu dilakukan menyikapi putusan hasil rekapitulasi nasional Pemilu 2019.

Sementara, TJ adalah mantan prajurit  TNI Angkatan Laut. Perawakannya tinggi besar dan memiliki intelegensi yang baik. Itulah alasan ia dipilih sebagai prajurit pilihan.

Namun sekitar 10 tahun lalu ia tersandung sebuah kasus dan membuatnya diberhentikan permanen dari dinas di kesatuannya. 

Sedangkan satu-satunya tersangka perempuan yang berinsial AF adalah istri seorang Mayor Jenderal TNI Purnawirawan.

Cukup sulit untuk mewawancarai warga di sekitar rumah HK dan TJ. Para tetangga menolak untuk diwawancara. Akhirnya, saya menemukan seorang tetangga yang berhasil saya yakinkan dan bersedia diwawancara. Ia mengaku mengenal dekat HK.

Saya bertanya kepadanya tentang kegiatannya sehari-hari dan jelang 22 Mei. Ia bercerita banyak pada saya. Di antaranya, menurut dia, tak ada satu pun tetangga yang mengetahui apa persisnya pekerjaan HK. Padahal, HK telah tinggal di kompleks perumahan itu sekitar tujuh tahun lamanya.

Begitu juga dengan TJ. Tak banyak tetangga yang tahu apa pekerjaan TJ selepas ia diberhentikan dari dinas tentara sekitar lima tahun lalu.

Wawancara lengkap para tetangga ini akan ditayangkan lengkap di Program AIMAN senin malam ini.

Kelompok kedua, apakah kelompok yang sama?

Kita beralih ke kelompok kedua yang diduga beroperasi saat kerusuhan 21- 22 Mei 2019. Setidaknya, ada dua data yang saya dapatkan.

Pertama, delapan orang yang tewas akibat kerusuhan itu disebabkan oleh senjata "single bullet" alias peluru tajam tunggal dari senjata yang diduga pistol.

Kedua, senjata asal peluru itu meluncur bukan milik pihak keamanan karena ulir gerak pelurunya berbeda.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X