[BERITA POPULER] Ani Yudhoyono, Cinta pada Pandangan Pertama dan SBY yang Tak Sabar Menunggu

Kompas.com - 03/06/2019, 06:45 WIB
Dubes Sarwo Edhie hari Jumat (30/7/1976) menikahkan sekaligus tiga putrinya. Nampak dari kiri ke kanan: Ny Sarwo Edhie; Wrahasti Cendrawasih dengan suaminya Letda Inf Erwin Sujono; Herawati Kristiani dengan suaminya Lettu Inf S Bambang Yudhoyono; Mastuti Rahayu dengan suaminya Kapt Inf Hadi Utomo; dan Dubes Sarwo Edhie. Gambar ini diabadikan di ruang tamu tempat tinggalnya yang bersejarah. Pada malam hari terjadi G 30 S, ruang tami ini menjadi tempat pertemuan para perwira untuk menghadapi lawan. ARSIP KOMPAS/DS Dubes Sarwo Edhie hari Jumat (30/7/1976) menikahkan sekaligus tiga putrinya. Nampak dari kiri ke kanan: Ny Sarwo Edhie; Wrahasti Cendrawasih dengan suaminya Letda Inf Erwin Sujono; Herawati Kristiani dengan suaminya Lettu Inf S Bambang Yudhoyono; Mastuti Rahayu dengan suaminya Kapt Inf Hadi Utomo; dan Dubes Sarwo Edhie. Gambar ini diabadikan di ruang tamu tempat tinggalnya yang bersejarah. Pada malam hari terjadi G 30 S, ruang tami ini menjadi tempat pertemuan para perwira untuk menghadapi lawan.

1. Kisah Cinta Ani Yudhoyono dan SBY

Sebuah foto hitam putih beredar di beberapa grup WhatsApp.

Foto itu, yang akhirnya diketahui merupakan arsip harian Kompas edisi 31 Juli 1976, menggambarkan pernikahan Susilo Bambang Yudhoyono dengan Kristiani Herawati atau Ani Yudhoyono yang serempak digelar bersamaan dengan pernikahan dua putri Sarwo Edhie lainnya.

Pernikahan mereka terbilang unik. Ketiga menantu Sarwo Edhie adalah prajurit TNI. Masing-masing memiliki kisah cintanya yang sendiri.


Bagaimana kisah cinta Ani dan SBY? Ani cinta pada pandangan pertama. Ada juga cerita tentang SBY yang tak sabar menunggu untuk segera meminang Ani.

Baca selengkapnya. Baca juga: 

2. Viral, Twit BPJS Jadi "Bulan-bulanan" Netizen..

Twit BPJS Kesehatan menjadi viral di media sosial karena meminta peserta yang sudah meninggal dunia untuk langsung mengurus penonaktifan ke kantor BPJS. tangkapan layar Twitter @BPJSKesehatanRI Twit BPJS Kesehatan menjadi viral di media sosial karena meminta peserta yang sudah meninggal dunia untuk langsung mengurus penonaktifan ke kantor BPJS.

Akun Twitter BPJS Kesehatan, @BPJSKesehatanRI jadi bulan-bulanan netizen karena kicauan mereka.

Cerita ini berawal ketika pemilik akun @dheecious berkicau, "Serumit itukah hapus BPJS anggota keluarga yang sudah meninggal? Pakai surat keterangan meninggal dari RS, RT, RW apa belum cukup? Padahal urus KK saja enggak langsung jadi @BPJSKesehatanRI," kicau @dheecious dikutip Kompas.com pada Jumat (31/5/2019).

Kemudian, akun @BPJSKesehatanRI menjawab, "Mohon maaf untuk proses penonaktifan peserta meninggal dunia, peserta memang wajib datang ke kantor cabang BPJS kesehatan. -da".

Jawaban ini mengundang "bulan-bulanan" netizen. Apa pasal? Baca selengkapnya.

3. Viral Chat Driver Ojek Online Dapat Order dari Napi Nusakambangan, Ini Penjelasan Kalapas

Tangkapan layar chat driver ojol dan pemesan yang diduga penghuni napi Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah.Tangkapan layar grup Facebook Paguyuban Driver Onlin Cilacap Tangkapan layar chat driver ojol dan pemesan yang diduga penghuni napi Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah.

Sebuah tangkapan layar berisi chat seorang driver ojek online di Cilacap, Jawa Tengah, yang mendapat order dari seseorang yang diduga narapidana (napi) di Pulau Nusakambangan, viral di media sosial.

Tangkapan layar ponsel berisi percakapan driver ojol dengan napi Nusakambangan tersebut pertama kali diunggah oleh akun Facebook bernama Soni Failani di grup Facebook Paguyuban Driver Online Cilacap (DOC) pada 26 Mei 2019.

Isi percakapan adalah rencana pemesan ojek online yang mengesankan hendak kabur dari lapas.

Bagaimana kisah sebenarnya. Baca selengkapnya

Halaman:
Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X