Presiden Jokowi: Rakyat Indonesia Berkabung atas Wafatnya Ibu Ani

Kompas.com - 02/06/2019, 15:38 WIB
Presiden Joko Widodo beserta Ibu Negara Iriana Joko Widodo memberi hormat saat tiba di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMP) Kalibata, Jakarta, Minggu (2/6/2019). ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/hp. NOVA WAHYUDIPresiden Joko Widodo beserta Ibu Negara Iriana Joko Widodo memberi hormat saat tiba di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMP) Kalibata, Jakarta, Minggu (2/6/2019). ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/hp.
Penulis Jessi Carina
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo, atas nama rakyat Indonesia mengucapkan berkabung atas wafatnya Ani Yudhoyono, istri Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono.

Jokowi menyampaikan rasa berkabungnya tersebut saat menjadi Inspektur Upacara pada pemakaman Ani Yudhoyono di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta, Minggu (2/5/2019) sore.

"Dengan penuh rasa duka cita yang sangat dalam, pada hari ini kita semua segenap rakyat indonesia, berkabung atas wafatnya ibu negara dari Presiden ke enam presiden RI SBY, Ibu Hj Kristiani Herawati," kata Jokowi.

Presiden mengatakan, almarhumah meninggal pada bulan Ramadhan yang dikenal sebagai bulan baik.

Baca juga: Harus Istirahat, Kalla Tak Hadiri Pemakaman Ani Yudhoyono

"Bulan diturunkannya Alquran, bulan yang penuh berkah, penuh ampunan dan penuh rahmat. Beliau meninggalkan kita pada hari-hari Lailatul Qadar, semoga khusnul khotimah," lanjut Jokowi.

Bangsa Indonesia, kata Kepala Negara, telah kehilangan salah seorang tokoh wanita terbaik dan seorang Ibu Negara yang penuh kasih sayang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Pejuang kemanusiaan yang tulus, yang senantiasa memberikan inspirasi dan tauladan," lanjut Jokowi.

Ani Yudhoyono wafat pada Sabtu (1/6/2019) pukul 11.50 di National University Hospital Singapura.

Baca juga: Marty Natalegawa: Ibu Ani Yudhoyono 10 Tahun Jadi Duta Bangsa di Berbagai Kegiatan Luar Negeri

Ani wafat setelah menjalani perawatan intensif di Ruang ICU sejak Rabu (29/5/2019) lalu. Putri dari mantan Pangdam Cenderawasih Saro Edhie Wibowo itu divonis mengidap kanker darah empat bulan lalu.

Sejak itu, dia menjalani perawatan di Singapura. Kondisinya sempat membaik dan diperkenankan keluar rumah sakit selama tiga hari. Namun setelah itu, kondisi Ani memburuk hingga harus dirawat di ruang ICU hingga dinyatakan meninggal dunia.

Ani dimakamkan dengan upacara militer di TMP Kalibata. Presiden Joko Widodo jadi Inspektur Upacara.

Kompas TV Susilo Bambang Yudhoyono beserta keluarga tiba di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, untuk mengikuti pemakaman jenazah Ani Yudhoyono, Minggu (2/6). Dalam acara pemakaman tersebut, SBY menyalami sejumlah pejabat yang hadir, termasuk Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri. #AniYudhoyonoMeninggal #MegawatiSBY #MegawatiSoekarnoputri
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Nama-nama Petahana yang Lolos Seleksi Tertulis Calon Anggota KPU-Bawaslu

Nama-nama Petahana yang Lolos Seleksi Tertulis Calon Anggota KPU-Bawaslu

Nasional
Risma Minta Tunarungu Bicara, Teman Tuli Sebut Lebih Suka Berbahasa Isyarat

Risma Minta Tunarungu Bicara, Teman Tuli Sebut Lebih Suka Berbahasa Isyarat

Nasional
Kritik Mahfud, Pakar: Tak Ada yang Membingungkan dalam Putusan MK soal UU Cipta Kerja

Kritik Mahfud, Pakar: Tak Ada yang Membingungkan dalam Putusan MK soal UU Cipta Kerja

Nasional
Prabowo Digugat Eks Ketua DPC Rp 501 Miliar, Gerindra: Santai Sajalah

Prabowo Digugat Eks Ketua DPC Rp 501 Miliar, Gerindra: Santai Sajalah

Nasional
Eks Pegawai KPK Dinilai Akan Berkontribusi Positif di Kepolisian

Eks Pegawai KPK Dinilai Akan Berkontribusi Positif di Kepolisian

Nasional
UPDATE 3 Desember: Vaksinasi Covid-19 Lansia Dosis Pertama Capai 54,41 Persen

UPDATE 3 Desember: Vaksinasi Covid-19 Lansia Dosis Pertama Capai 54,41 Persen

Nasional
Gugat Prabowo, Eks Ketua DPC Gerindra Blora Ingin Pemecatannya Dibatalkan

Gugat Prabowo, Eks Ketua DPC Gerindra Blora Ingin Pemecatannya Dibatalkan

Nasional
Raih Penghargaan Wakaf Produktif, Dompet Dhuafa Bersemangat Tingkatkan Inovasi

Raih Penghargaan Wakaf Produktif, Dompet Dhuafa Bersemangat Tingkatkan Inovasi

Nasional
Mensos Risma Diminta Berinovasi, Bukan Minta Tunarungu Bicara

Mensos Risma Diminta Berinovasi, Bukan Minta Tunarungu Bicara

Nasional
Aturan Jadi ASN Polri Terbit, MAKI Berharap Eks Pegawai KPK Segera Dilantik

Aturan Jadi ASN Polri Terbit, MAKI Berharap Eks Pegawai KPK Segera Dilantik

Nasional
Peraturan Jadi ASN Polri Terbit, Eks Pegawai KPK Tunggu Undangan Kapolri

Peraturan Jadi ASN Polri Terbit, Eks Pegawai KPK Tunggu Undangan Kapolri

Nasional
Surya Sahetapy: Teman Tuli Punya Cara Komunikasi yang Beragam

Surya Sahetapy: Teman Tuli Punya Cara Komunikasi yang Beragam

Nasional
Koalisi Penyandang Disabilitas Anti-audism Desak Mensos Risma Minta Maaf

Koalisi Penyandang Disabilitas Anti-audism Desak Mensos Risma Minta Maaf

Nasional
Risma Minta Anak Tuli Bicara, Orangtua: Sangat Menyakiti Hati Saya

Risma Minta Anak Tuli Bicara, Orangtua: Sangat Menyakiti Hati Saya

Nasional
IM57+ Institute Bersedia Audit Harta Kekayaan Pimpinan KPK

IM57+ Institute Bersedia Audit Harta Kekayaan Pimpinan KPK

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.