[ARSIP KOMPAS] Tak Sabaran Meminang Ani, SBY Kirim Surat ke Dubes Sarwo Edhie

Kompas.com - 02/06/2019, 11:23 WIB
Dubes Sarwo Edhie hari Jumat (30/7/1976) menikahkan sekaligus tiga putrinya. Nampak dari kiri ke kanan: Ny Sarwo Edhie; Wrahasti Cendrawasih dengan suaminya Letda Inf Erwin Sujono; Herawati Kristiani dengan suaminya Lettu Inf S Bambang Yudhoyono; Mastuti Rahayu dengan suaminya Kapt Inf Hadi Utomo; dan Dubes Sarwo Edhie. Gambar ini diabadikan di ruang tamu tempat tinggalnya yang bersejarah. Pada malam hari terjadi G 30 S, ruang tami ini menjadi tempat pertemuan para perwira untuk menghadapi lawan. ARSIP KOMPAS/DS Dubes Sarwo Edhie hari Jumat (30/7/1976) menikahkan sekaligus tiga putrinya. Nampak dari kiri ke kanan: Ny Sarwo Edhie; Wrahasti Cendrawasih dengan suaminya Letda Inf Erwin Sujono; Herawati Kristiani dengan suaminya Lettu Inf S Bambang Yudhoyono; Mastuti Rahayu dengan suaminya Kapt Inf Hadi Utomo; dan Dubes Sarwo Edhie. Gambar ini diabadikan di ruang tamu tempat tinggalnya yang bersejarah. Pada malam hari terjadi G 30 S, ruang tami ini menjadi tempat pertemuan para perwira untuk menghadapi lawan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebuah foto hitam putih beredar di beberapa grup WhatsApp. Foto itu, yang akhirnya diketahui merupakan arsip harian Kompas edisi 31 Juli 1976, menggambarkan pernikahan Susilo Bambang Yudhoyono dengan Kristiani Herawati atau Ani Yudhoyono yang serempak digelar bersamaan dengan pernikahan dua putri Sarwo Edhie lainnya. 

Caption foto tersebut seperti ini:

Dubes Sarwo Edhie hari Jumat (30/7/1976) menikahkan sekaligus tiga putrinya. Nampak dari kiri ke kanan: Ny Sarwo Edhie; Wrahasti Cendrawasih dengan suaminya Letda Inf Erwin Sujono; Herawati Kristiani dengan suaminya Lettu Inf S Bambang Yudhoyono; Mastuti Rahayu dengan suaminya Kapt Inf Hadi Utomo; dan Dubes Sarwo Edhie. Gambar ini diabadikan di ruang tamu tempat tinggalnya yang bersejarah. Pada malam hari terjadi G 30 S, ruang tamu ini menjadi tempat pertemuan para perwira untuk menghadapi lawan.

Dari pengecekan di Pusat Informasi Kompas (PIK), foto tersebut merupakan foto pendamping dari berita pada Sabtu 31 Juli 1976 halaman 1, berjudul "Dubes Sarwo Mantu Tiga Putrinya Sekaligus".


Pernikahan ini terbilang unik karena Dubes Sarwo Edhie secara sekaligus menikahkan tiga putrinya hari itu. Ketiga putri Sarwo Edhie tersebut juga sama-sama mendapatkan jodoh dari anggota TNI. 

Baca juga: Kisah Kasih SBY-Ani Yudhoyono: Saat Jantung Berdegup Kencang dan Pipi Merah Tersipu Malu...

Kompas menggambarkan: "Saya kira lumrah apabila keturunan prajurit mendapat prajurit," kata Dubes Sarwo Edhie Wibowo yang disambung Ny Sarwo, "...dan kebetulan bintangnya sama." Demikian kesan mereka akan menantu-menantunya yang semuanya lulusan AKABRI.

Dalam arsip Kompas tersebut disebutkan, akad nikah yang diselenggarakan Jumat siang di kediaman Dubes RI untuk Korea Selatan, Letjen Sarwo Edhie Wibowo, di Cijantung itu  dilangsungkan sederhana sekali, disamping unik karena menikahkan sekaligus tiga putrinya.

Digambarkan oleh Kompas, berurut-turut calon pegantin antre mendapatkan gilirannya untuk dinikahkan di depan penghulu di ruang tamu yang hanya dihiasi oleh satu karangan bunga anggrek.

Herawati Kristiani (24), putri ketiga, pertama kali bertemu dengan suaminya Lettu Inf S Bambang Yudhoyono pada pembukaan Balai Taruna Akabri sewaktu ayahnya yang pada waktu itu menjabat Gubernir AKABRI di Magelang meresmikannya pada tahun 1973.

Kemudian berpacaran selama 9 bulan melalui surat-menyurat dan bertemu beberapa kali, selanjutnya bertunangan dan kemudian "pisah" sewaktu Herawati ikut orangtuanya ke Korea Selatan.

Lebih unik lagi adalah pertemuan Mastuti Rahayu (23), putri keempat yang mendapat giliran kedua untuk dinikahkan dengan Kapt Inf Hadi Utomo. "Kebetulan saya bertemu Mastuti di kolam renang ketika melatih renang putri-putri Pak Sarwo," kata Hadi Utomo mengingat masa pertemuan pertama kali dengan istrinya, seperti dikisahkan kepada harian Kompas.

Baca juga: Puisi “Flamboyan” SBY untuk Sang Kekasih, Kristiani Herawati...

Sementara, untuk Wrahasti Cendrawasih (25), putri kedua Sarwo Edhie, pada waktu bersamaan melangsungkan upacara pernikahan di kantor catatan sipil dengan Letda Inf Erwin Sujono yang beragama Katolik. Kedua mempelai ini sudah saling mengenal sejak di bangku SMP.

Sebelum ikut orangtuanya ke Seoul, Korea Selatan, Wrahasti Cendrawasih mengikuti kuliah di Universitas Kristen Indonesia (UKI) jurusan Arsitektur pada tingkat III.

Halaman:
Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Sumber
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X