SBY: Bu Ani Menyayangi Rakyat Indonesia Apapun Identitas, Agama, dan Etnisnya

Kompas.com - 02/06/2019, 11:13 WIB
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Negara Ani Yudhoyono saat perayaan Kemerdekaan RI ke-69 di Istana Presiden, Jakarta, 17 Agustus 2014. AFP/ADEK BERRYPresiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Negara Ani Yudhoyono saat perayaan Kemerdekaan RI ke-69 di Istana Presiden, Jakarta, 17 Agustus 2014.

BOGOR, KOMPAS.com - Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan sepenggal cerita mengenai saat-saat akhir mendiang istrinya, Ani Yudhoyono. SBY mengatakan, Ani Yudhoyono begitu sayang dengan rakyat Indonesia yang majemuk.

"Saya sebagai saksi, Bu Ani sangat sayang pada rakyat Indonesia, siapapun, apapun identitasnya, apapun agamanya, apapun etnisnya, dari daerah mana atau aliran politiknya," kata SBY di rumah duka di Puri Cikeas, Bogor, Minggu (2/6/2019).

Baca juga: Jenazah Ani Yudhoyono Ditempatkan di Pendopo Cikeas

Menurut SBY, Ani Yudhoyono meneteskan air mata saat mengetahui orang dari berbagai latar belakang ikut mendoakannya. Doa dari beragam orang disebut telah membantu Ani Yudhoyono saat tengah berjuang melawan kanker ganas.

SBY mengetahui bahwa selama sekitar empat bulan Ani Yudhoyono menjalani perawatan, doa-doa selalu digaungkan di berbagai tempat ibadah mulai dari masjid, gereja, kelenteng ataupun wihara.

"She loves everybody. Dia perlakukan semua seperti saudara. Selama 10 tahun dampingi saya menjabat, bagaimana Bu Ani menjaga persaudaraan dan kerukunan lintas identitas," kata SBY.

Ani Yudhoyono meninggal di National University Hospital Singapura, Sabtu kemarin sekitar pukul 11.50 waktu Singapura, setelah dirawat di sana sekitar tiga bulan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Persiapan di TMP Kalibata Jelang Pemakaman Ani Yudhoyono

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wapres: SDM Indonesia Harus Kuasai Iptek dan Inovatif

Wapres: SDM Indonesia Harus Kuasai Iptek dan Inovatif

Nasional
Indonesia Juara Piala Thomas, Ketua DPR: Merah Putih Berkibar di Dada Kita Semua

Indonesia Juara Piala Thomas, Ketua DPR: Merah Putih Berkibar di Dada Kita Semua

Nasional
Kasus Azis Syamsuddin, KPK Periksa Wali Kota Tanjungbalai sebagai Saksi

Kasus Azis Syamsuddin, KPK Periksa Wali Kota Tanjungbalai sebagai Saksi

Nasional
OJK Diminta Hapus Kebijakan Beri Akses IMEI kepada Penyedia Layanan Pinjol

OJK Diminta Hapus Kebijakan Beri Akses IMEI kepada Penyedia Layanan Pinjol

Nasional
Merah Putih Tak Berkibar di Piala Thomas, Ketua Komisi X Pertanyakan Gerak Cepat Kemenpora

Merah Putih Tak Berkibar di Piala Thomas, Ketua Komisi X Pertanyakan Gerak Cepat Kemenpora

Nasional
Wapres Sebut Pandemi Covid-19 Momentum Torehkan Prestasi Pendidikan

Wapres Sebut Pandemi Covid-19 Momentum Torehkan Prestasi Pendidikan

Nasional
Diduga Suap Eks Penyidik KPK, Mantan Bupati Kukar Dihadirkan sebagai Saksi

Diduga Suap Eks Penyidik KPK, Mantan Bupati Kukar Dihadirkan sebagai Saksi

Nasional
PDI-P: Keberhasilan Tim Indonesia Rebut Piala Thomas Tak Lepas dari Energi Positif Jokowi

PDI-P: Keberhasilan Tim Indonesia Rebut Piala Thomas Tak Lepas dari Energi Positif Jokowi

Nasional
Polemik Penamaan Jalan Ataturk di Jakarta, Dubes RI: Belum Ada Usulan Resmi

Polemik Penamaan Jalan Ataturk di Jakarta, Dubes RI: Belum Ada Usulan Resmi

Nasional
Menteri PPPA Tegaskan Pentingnya Peningkatan Ekonomi Digital dan Inklusi Keuangan bagi Perempuan

Menteri PPPA Tegaskan Pentingnya Peningkatan Ekonomi Digital dan Inklusi Keuangan bagi Perempuan

Nasional
Gandeng Ian Kapal, Dompet Dhuafa Berikan Kaki Palsu kepada 12 Penyandang Disabilitas

Gandeng Ian Kapal, Dompet Dhuafa Berikan Kaki Palsu kepada 12 Penyandang Disabilitas

Nasional
Kemenag Mulai Berlakukan Tahap Kedua Program Sertifikasi Halal

Kemenag Mulai Berlakukan Tahap Kedua Program Sertifikasi Halal

Nasional
Kritikan Polisi Diganti Satpam BCA, Anggota DPR: Jadi Bahan Evaluasi

Kritikan Polisi Diganti Satpam BCA, Anggota DPR: Jadi Bahan Evaluasi

Nasional
Polemik Jalan Ataturk, Dubes: Sesuai Tata Krama Diplomatik, Nama Diberikan Turki

Polemik Jalan Ataturk, Dubes: Sesuai Tata Krama Diplomatik, Nama Diberikan Turki

Nasional
Kasus Gratifikasi dan TPPU Puput Tantriana, KPK Periksa Wabup Probolinggo sebagai Saksi

Kasus Gratifikasi dan TPPU Puput Tantriana, KPK Periksa Wabup Probolinggo sebagai Saksi

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.