Kata Jaya Suprana, Kebaikan adalah Salah Satu Warisan yang Ditinggalkan Ani Yudhoyono

Kompas.com - 02/06/2019, 09:21 WIB
Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Ani Yudhoyono dan petinggi Partai Demokrat menghadiri diskusi netizen di Cibubur, Jawa Barat, Sabtu (20/2/2016). Diskusi tersebut bertemakan Perlukah Revisi UU KPK dengan mendengarkan pendapat para netizen yang peduli pemberantasan korupsi. TRIBUNNEWS/HERUDINKetua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Ani Yudhoyono dan petinggi Partai Demokrat menghadiri diskusi netizen di Cibubur, Jawa Barat, Sabtu (20/2/2016). Diskusi tersebut bertemakan Perlukah Revisi UU KPK dengan mendengarkan pendapat para netizen yang peduli pemberantasan korupsi.

BOGOR, KOMPAS.com - Budayawan Jaya Suprana mengaku sangat kehilangan dengan kepergian Ibu Negara 2004-2014, Ani Yudhoyono.

Meski demikian, Jaya mengatakan, wafatnya Ibu Negara yang mendampingi Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono itu menjadi momentum kebaikan untuk Bangsa Indonesia.

"Insya Allah, wafatnya Beliau itu adalah wake up call, membangunkan kita dari tidur kita yang sebenarnya sangat menyedihkan," kata Jaya saat tiba di rumah duka di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Minggu (2/6/2019).

Baca juga: Kisah Kasih SBY-Ani Yudhoyono: Saat Jantung Berdegup Kencang dan Pipi Merah Tersipu Malu...

Badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPTSP) DKI pecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Pendiri MURI Jaya Suprana bersama Kepala BPTSP DKI Edy Junaedi Harahap, di Balai Kota, Selasa (12/1/2016).KOMPAS.com/Kurnia Sari Aziza Badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPTSP) DKI pecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Pendiri MURI Jaya Suprana bersama Kepala BPTSP DKI Edy Junaedi Harahap, di Balai Kota, Selasa (12/1/2016).
Menurut Jaya, momentum ini seharusnya menyadarkan masyarakat untuk berhenti saling membenci dan saling bermusuhan. Apalagi, saat ini adalah bulan Ramadhan yang seharusnya penuh dengan kebaikan.

Jaya mengatakan, kebaikan adalah salah satu warisan yang ditinggalkan oleh Ani Yudhoyono semasa hidup.

"Beliau sangat peduli, turun tangan dalam membantu kami dalam melakukan kegiatan kemanusiaan, maupun kebudayaan. Itu adalah warisan yang sangat kita perlu perhatikan," kata Jaya Suprana.

Baca juga: Kecintaan Ani Yudhoyono dengan Kain Daerah...

Ani Yudhoyono wafat setelah dirawat selama sekitar 3 bulan di National University Hospital Singapura. Ani menghembuskan napas terakhir pada Sabtu, sekitar pukul 11.50 waktu Singapura.

Pada Sabtu malam, jenazah Ani dibawa dari Singapura dan tiba di Lanud Halim Perdanakusuma. Setelah itu, jenazah disemayamkan di rumah duka Cikeas.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tenaga Medis Pasien Covid-19 akan Difasilitasi Swab Test Gratis

Tenaga Medis Pasien Covid-19 akan Difasilitasi Swab Test Gratis

Nasional
Cegah Penularan Covid-19, Kemkominfo Himbau Masyarakat Ingat 3M

Cegah Penularan Covid-19, Kemkominfo Himbau Masyarakat Ingat 3M

Nasional
JK: Stok Darah di PMI Menurun hingga 50 Persen

JK: Stok Darah di PMI Menurun hingga 50 Persen

Nasional
Doni Monardo: Paling Berat dari Pilkada adalah Adanya Kerumunan

Doni Monardo: Paling Berat dari Pilkada adalah Adanya Kerumunan

Nasional
JK Minta Masyarakat Tak Takut Donasikan Darah di Tengah Pandemi

JK Minta Masyarakat Tak Takut Donasikan Darah di Tengah Pandemi

Nasional
Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Pelaksanaan Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Pelaksanaan Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19

Nasional
Bencana Hidrometeorologi Melanda Sukabumi, Bogor, hingga Singkawang

Bencana Hidrometeorologi Melanda Sukabumi, Bogor, hingga Singkawang

Nasional
UPDATE 22 September: 4.156 Pasien Covid-19 Dirawat di RSD Wisma Atlet

UPDATE 22 September: 4.156 Pasien Covid-19 Dirawat di RSD Wisma Atlet

Nasional
Kemenkes Rekomendasikan Tiga Jenis Masker untuk Masyarakat

Kemenkes Rekomendasikan Tiga Jenis Masker untuk Masyarakat

Nasional
Wapres: Dosen Harus Keluar dari Gaya Konvensional dalam Pembelajaran Daring

Wapres: Dosen Harus Keluar dari Gaya Konvensional dalam Pembelajaran Daring

Nasional
Doni Monardo Sebut Persentase Kasus Aktif dan Kematian akibat Covid-19 Turun dalam Sepekan Terakhir

Doni Monardo Sebut Persentase Kasus Aktif dan Kematian akibat Covid-19 Turun dalam Sepekan Terakhir

Nasional
IDI Minta Kapasitas Pelayanan Kesehatan Ditambah Seiring Meningkatnya Kasus Covid-19

IDI Minta Kapasitas Pelayanan Kesehatan Ditambah Seiring Meningkatnya Kasus Covid-19

Nasional
Menlu Retno: 20-30 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Tersedia pada 2020

Menlu Retno: 20-30 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Tersedia pada 2020

Nasional
Satgas Minta Anggota Keluarga yang Memiliki Komorbid Dipisahkan dari yang Muda

Satgas Minta Anggota Keluarga yang Memiliki Komorbid Dipisahkan dari yang Muda

Nasional
Sejak UU Baru Disahkan, KPK Dinilai Kian Kehilangan Independensinya

Sejak UU Baru Disahkan, KPK Dinilai Kian Kehilangan Independensinya

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X