Kompas.com - 31/05/2019, 18:24 WIB
Gunung Agung kembali meletus pada Jumat (31/5/2019).  Kolom Abu Teramati Hingga 2.000 Meter di atas puncak kawah PVMBGGunung Agung kembali meletus pada Jumat (31/5/2019). Kolom Abu Teramati Hingga 2.000 Meter di atas puncak kawah

JAKARTA, KOMPAS.com - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) meyampaikan batas aman Gunung Agung, Bali, saat ini yakni dalam radius 4 kilometer.

Oleh karena itu, Kepala Bidang Mitigasi Gunung Api PVMBG Hendra Gunawan mengimbau masyarakat yang bermukim di sekitar Gunung Agung serta wisatawan tidak masuk ke dalam batas radius itu.

“Nah ini detail penting keselamatan turis sudah kita evaluasi sebulan terakhir aktivitas Gunung Agung. Mohon disampaikan agar tidak masuk naik ke puncak," ucap Hendra dalam konferensi pers di Gedung BNPB, Jakarta Timur, Jumat (31/5/2019).

Baca juga: Gunung Agung Meletus, Semburkan Abu Setinggi 2.000 Meter

Ia melanjutkan, dalam sebulan terakhir, terjadi erupsi di sepanjang radius 4 kilometer. Maka dari itu, ia mengingatkan agar masyarakat dan wisatawan tidak masuk dalam batas tersebut. Sementara di luar batas itu, menurutnya, masyarakat masih boleh beraktivitas.

“Selama satu bulan terakhir ini ada erupsi Gunung Agung untuk radius 4 kilometer. Di luar radius itu silakan beraktivitas,” ujar Hendra.

Terkait gunung api lain, tuturnya, masih dalam status aman. Kendati aman, ia menegaskan tetap ada beberapa gunung yang memiliki radius tertentu.

Gunung-gunung tersebut di antaranya yakni Gunung Sinabung. Meskipun baru saja ditetapkan status aman pada 20 Mei, ia meminta agar masyarakat tidak beraktivitas di radius 3 sampai 4 kilometer.

Baca juga: Ini Daerah yang Terpapar Hujan Abu Vulkanik Pasca-erupsi Gunung Agung Siang Tadi

“Jadi walaupun sudah kita turunkan ancamannya masih radius 3 km di utara, timur hingga barat itu 4 kilo. Potensi untuk sinabung relatif aman,” kata Hendra.

Hendra menyebutkan, adapun gunung yang masih mengalami erupsi kecil hingga saat ini, yakni Gunung Semeru dan Anak Krakatau. Kemudian untuk Gunung Merapi dibatasi radius 3 kilometer dan Gunung Karang Etang 2,5 kilometer.

“Semeru masih ada erupsi kecil jadi harus berhati hati yang di daerah puncak. Terkait anak krakatau erupsinya memang bisa 7 kali sehari, tetapi sering tidak teramati, dan tidak begitu dirasakan,” bebernya.

“Merapi masih aman, di luar 3 kilometer silakan berkegiatan. Kita sudah pantau dengan ketat. Karang etang memang di awal tahun sempat terjadi lava. Radius secara umum hanya 2,5 km,” lanjutnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bicara dengan Sejumlah Pemimpin Negara, Jokowi: Agresi Israel Harus Dihentikan

Bicara dengan Sejumlah Pemimpin Negara, Jokowi: Agresi Israel Harus Dihentikan

Nasional
RI dan Papua Nugini Usut Video Warga PNG Dukung KKB Papua

RI dan Papua Nugini Usut Video Warga PNG Dukung KKB Papua

Nasional
Fraksi PKS Minta PBB dan Negara Islam Desak Israel Hentikan Serangan ke Palestina

Fraksi PKS Minta PBB dan Negara Islam Desak Israel Hentikan Serangan ke Palestina

Nasional
Kakorlantas: Puncak Arus Balik Libur Lebaran Akhir Pekan, 1,5 Juta Pemudik Kembali

Kakorlantas: Puncak Arus Balik Libur Lebaran Akhir Pekan, 1,5 Juta Pemudik Kembali

Nasional
Ini Alasan Pemerintah Tak Tambah Provinsi yang Berlakukan PPKM Mikro Usai Larangan Mudik

Ini Alasan Pemerintah Tak Tambah Provinsi yang Berlakukan PPKM Mikro Usai Larangan Mudik

Nasional
Antisipasi Arus Balik di Bakauheni, Disiapkan 200.000 Alat Rapid Test

Antisipasi Arus Balik di Bakauheni, Disiapkan 200.000 Alat Rapid Test

Nasional
Pimpinan DPR Kritik Pemprov DKI soal Kerumunan di Ancol

Pimpinan DPR Kritik Pemprov DKI soal Kerumunan di Ancol

Nasional
Tempat Wisata Ramai Pengunjung, Menko Perekonomian: Wajib Ikuti Protokol Kesehatan

Tempat Wisata Ramai Pengunjung, Menko Perekonomian: Wajib Ikuti Protokol Kesehatan

Nasional
Antisipasi Arus Balik, Kemenhub Siapkan Pos Tes Swab Antigen di Pelabuhan Bakauheni dan Gilimanuk

Antisipasi Arus Balik, Kemenhub Siapkan Pos Tes Swab Antigen di Pelabuhan Bakauheni dan Gilimanuk

Nasional
Meski Dilarang Mudik, Masyarakat Menyeberang dari Merak ke Lampung 440.014 Orang

Meski Dilarang Mudik, Masyarakat Menyeberang dari Merak ke Lampung 440.014 Orang

Nasional
UPDATE: 4.596 WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri, Tambah 8 di Singapura

UPDATE: 4.596 WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri, Tambah 8 di Singapura

Nasional
Kakorlantas: 600.000 Kendaraan Diputarbalikkan, 600 Travel Gelap Ditindak

Kakorlantas: 600.000 Kendaraan Diputarbalikkan, 600 Travel Gelap Ditindak

Nasional
Tahun 2021, Kemensos Targetkan Berdayakan 2.500 KK Warga Komunitas Adat Terpencil

Tahun 2021, Kemensos Targetkan Berdayakan 2.500 KK Warga Komunitas Adat Terpencil

Nasional
Kakorlantas Klaim Penyekatan Efektif, Jumlah Pemudik Turun Drastis

Kakorlantas Klaim Penyekatan Efektif, Jumlah Pemudik Turun Drastis

Nasional
BMKG: Gempa Nias Barat Tak Berpotensi Tsunami, Getaran Dirasakan hingga Aceh

BMKG: Gempa Nias Barat Tak Berpotensi Tsunami, Getaran Dirasakan hingga Aceh

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X