Sandiaga Pastikan Hadir di Sidang Perdana MK

Kompas.com - 31/05/2019, 05:24 WIB
Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno saat ditemui di Universitas Bakrie, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (9/5/2019). KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTOCalon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno saat ditemui di Universitas Bakrie, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (9/5/2019).
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno memastikan akan menghadiri sidang perdana sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi ( MK).

"Insya Allah (hadir). Setelah lebaran saya akan langsung pulang," ujar Sandi saat ditemui di acara buka puasa bersama OKE OCE Indonesia di Mal Pelayanan Publik, Kuningan, Jakarta, Kamis (30/5/2019).

Ia mengatakan, saat ini tim hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno tengah bekerja menyiapkan segala kelengkapan berkas gugatan.

Baca juga: Sandiaga Sebut Link Berita sebagai Bukti Pembuka dalam Gugatan di MK


Mantan wakil gubernur DKI Jakarta ini menambahkan, begitu semua berkas selesai, dirinya dan Prabowo diagendakan hadir dan akan menyampaikan sesuatu pada sidang perdana tersebut.

Sandiaga pun mengimbau semua pendukungnya untuk menjaga ketertiban selama sidang gugatan di MK berlangsung.

"Harus menjaga ketertiban, harus dalam koridor aman, damai, dan tentram. Harus juga memastikan tak mengganggu kenyamanan masyarakat," ujar Sandi.

"Kami ingin tahapan ini menjadi tahapan awal, yang dikawal, sebagai keinginan kita memperbaiki proses pemilu kita. Supaya lebih menghasilkan keadilan. Kami mohon doa restu dari seluruh masyarakat Indonesia," lanjut mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu.

Baca juga: Sandiaga Akan Rayakan Lebaran di AS Bersama Keluarga

Sebelumnya, tim kuasa hukum Prabowo-Sandiaga secara resmi telah mendaftarkan gugatan sengketa hasil pilpres 2019 ke MK, Jumat (24/5/2019) malam.

Dalam gugatannya, pihak Prabowo-Sandiaga menyebut ada kecurangan yang terstruktur, sistematis, dan masif dalam Pemilu 2019.

Sementara, berdasar hasil pemilu yang ditetapkan KPU, pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin unggul dengan 85.607.362 suara, sedangkan suara Prabowo-Sandi 68.650.239. Selisih suara kedua pasangan tersebut yaitu 16.957.123.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X