Wakapolri: Gerakan "People Power" Dapat Dikategorikan sebagai Makar

Kompas.com - 30/05/2019, 05:57 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakapolri Komjen Ari Dono Sukmanto mengatakan, gerakan people power dapat disebut sebagai makar.

Hal itu disampaikan Ari saat bertemu dengan sejumlah advokat di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (29/5/2019).

"Jadi Pak Kapolri juga menyampaikan bahwa gerakan people power adalah gerakan inkonstitusional yang bisa dikategorikan sebagai makar," ujar Ari.

Baca juga: Ustaz Sambo: Saya Enggak Ada Hubungannya dengan People Power Eggi Sudjana

Menurut dia, berunjuk rasa untuk suatu kepentingan politik tertentu adalah suatu hal yang biasa.

Meski demikian, hal tersebut perlu dijadikan perhatian bersama ketika seruan-seruan terhadap publik itu berujung pada sebuah tindakan melanggar hukum.

"Tapi kalau menyerukan kepada publik semua akan melakukan apa, kemudian tidak jelas faktanya seperti itu, akibatnya ada suatu perbuatan pidana, dan sudah dikatakan pentingnya apa, inilah yang perlu kita dapatkan perhatian bersama," ujar Ari.

Baca juga: Amien Rais: People Power Itu Enteng-entengan, Bukan untuk Menjatuhkan Presiden

Ari juga sempat menyinggung soliditas personel TNI-Polri. Ia mengatakan, masyarakat juga mendukung kedua institusi tersebut dalam melaksanakan kerja-kerja menjaga keamanan masyarakat jika solid.

"Dukungan dan support untuk soliditas TNI-Polri ini, harus betul-betul, kalau kita terus berusaha maka masyarakat juga terus mendukung," kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.