Lelang 3 Apartemen dan Motor Milik Fuad Amin, KPK Dapat Rp 3,2 Miliar

Kompas.com - 29/05/2019, 12:09 WIB
Terdakwa kasus suap jual beli gas alam Bangkalan Fuad Amin bersiap menjalani sidang dengan agenda tanggapan jaksa penuntut umum (JPU) atas eksepsi tim penasihat hukum terdakwa di Pengadilan Tipikor, Jakarta Selatan, Kamis (21/5/2015). JPU meminta Majelis Hakim untuk menolak eksepsi terdakwa karena surat dakwaan telah disusun sesuai ketentuan Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana. TRIBUNNEWS/HERUDINTerdakwa kasus suap jual beli gas alam Bangkalan Fuad Amin bersiap menjalani sidang dengan agenda tanggapan jaksa penuntut umum (JPU) atas eksepsi tim penasihat hukum terdakwa di Pengadilan Tipikor, Jakarta Selatan, Kamis (21/5/2015). JPU meminta Majelis Hakim untuk menolak eksepsi terdakwa karena surat dakwaan telah disusun sesuai ketentuan Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana.

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendapat Rp 3,2 miliar dari hasil lelang empat barang rampasan terpidana kasus korupsi mantan Bupati Bangkalan, Fuad Amin.

"Dari proses lelang eksekusi barang rampasan dalam perkara korupsi dan pencucian uang atas nama Fuad Amin, pada hari Selasa, telah laku terjual tiga unit apartemen di Jakarta, dan satu unit motor, dengan nilai total sebesar Rp 3,2 miliar," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah dalam keterangan pers, Rabu (29/5/2019).

Ia menjelaskan, hasil lelang ini akan disetorkan ke kas negara.

“Hasil lelang ini akan menjadi Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari penanganan perkara korupsi oleh KPK,” kata dia.

Adapun rincian empat barang yang laku terjual adalah:

1. Satu unit apartemen di Mediterania Garden Residences, Grogol, Jakarta Barat

2. Satu unit apartemen di Denpasar Residence, Setiabudi, Jakarta Selatan

3. Satu unit apartemen di Sahid Sudirman Residence, Sudirman, Jakarta Pusat

4. Satu unit motor Kawasaki warna hitam metalik

Dalam kasusnya, Fuad dianggap terbukti melakukan korupsi saat masih menjabat sebagai Bupati Bangkalan dan melakukan pencucian uang.

Selama menjadi Bupati Bangkalan dan Ketua DPRD Bangkalan, Fuad disebut telah menerima uang yang diketahui atau patut diduga merupakan hasil tindak pidana korupsi terkait jabatannya, yaitu menerima dari bos PT MKS Antonius Bambang Djatmiko sebesar Rp 18,05 miliar.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X