Pesan Menteri Kesehatan untuk Pemudik

Kompas.com - 29/05/2019, 06:40 WIB
Menteri Kesehatan Nila F Moeloek memberikan paparan saat mengikuti rapat kerja bersama Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (11/3/2019). Rapat tersebut membahas tentang jaminan pelayanan kasus katastropik seperti penyakit jantung,  kanker, gagal ginjal, thalasemia, leukimia, hemofilia, dan sirosis hepatis dalam program Jaminan Kesehatan Nasional. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/ama. ANTARA FOTO/Rivan Awal LinggaMenteri Kesehatan Nila F Moeloek memberikan paparan saat mengikuti rapat kerja bersama Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (11/3/2019). Rapat tersebut membahas tentang jaminan pelayanan kasus katastropik seperti penyakit jantung, kanker, gagal ginjal, thalasemia, leukimia, hemofilia, dan sirosis hepatis dalam program Jaminan Kesehatan Nasional. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/ama.
Penulis Devina Halim
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Kesehatan Nila F Moeloek menyampaikan pesan untuk para pemudik yang akan berlebaran di kampung halaman. Salah satu pesannya, Nila ingin agar para pemudik memperhatikan kesehatannya.

Nila menyampaikan pesannya tersebut saat menghadiri apel gelar pasukan Operasi Ketupat 2019 di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Selasa (28/5/2019).

"Kami Kemenkes mendukung mudik Lebaran, betul infrastruktur sudah baik, jalan tol begitu bagusnya, tapi jangan lupa pengemudi juga harus baik (kesehatannya)," kata Nila.

Baca juga: Mudik Gesit: Polisi Siapkan Tim Ganjal di Jalur Ibun

Nila menuturkan, para pemudik juga harus merencanakan dengan baik perjalanannya. Termasuk menentukan tanggal untuk pergi maupun pulang. Itu, kata dia, menjadi bagian dalam menjaga kesehatan pemudik. 

Kemudian, ia juga berpesan agar pengendara kendaraan pribadi beristirahat di tempat yang telah disediakan, misalnya di rest area.

"Mari kita jaga kesehatan dan bilamana betul lelah atau mengantuk terutama, mungkin satu detik saja kita mengantuk, kejadian (kecelakaan) bisa terjadi. Karena itu di rest area ada posko yang bisa beristirahat dan cek kesehatan," ungkapnya.

Nila menuturkan, pihaknya telah menyiapkan 6.047 pos kesehatan yang tersebar di rest area. Selain itu, kata dia, puskesmas serta rumah sakit buka selama 24 jam.

Namun, Nila berharap para pemudik tidak sakit sehingga bisa berlebaran dengan lancar di kampung halaman.

Baca juga: 5 Tempat Wisata Wajib Mampir saat Kamu Mudik ke Cilegon

"Kami tidak mengharapkan ada pasien masuk, artinya kita semua selamat karena kita ingin mudik Lebaran ini kita gembira bersama keluarga," ujar Nila.

Operasi Ketupat Tahun 2019 dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri, akan berlangsung selama 13 hari, pada 29 Mei-10 Juni 2019.

Operasi yang melibatkan 160.335 personel tersebut diselenggarakan di seluruh Polda di Indonesia.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X