Bawaslu Terima 30 Laporan Dugaan Pelanggaran Pemilu Usai Penetapan Hasil Rekapitulasi Suara

Kompas.com - 28/05/2019, 20:16 WIB
Fritz Edward Siregar di Bawaslu, Jakarta, Selasa (28/5/2019)KOMPAS.com/Haryantipuspasari Fritz Edward Siregar di Bawaslu, Jakarta, Selasa (28/5/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu) Fritz Edward Siregar mengatakan, pihaknya menerima sekitar 30 laporan dugaan pelanggaran administratif pemilu sejak Komisi Pemilihan Umum ( KPU) mengumumkan hasil rekapitulasi suara, 21 Mei 2019.

Ia mengatakan, laporan-laporan itu ada yang ditolak dan ada yang diterima untuk ditindaklanjuti ke tahap sidang pemeriksaan.

"Yang kita terima sampai sekarang pelanggaran administratif itu hampir 30, pasca dari rekap nasional itu ada 30 pelanggaran administrasi," kata Fritz saat ditemui di Kantor Bawaslu, Jakarta, Selasa (28/5/2019).

Baca juga: Bawaslu: Laporan Dana Kampanye Peserta Pemilu Belum Tertib Administrasi


Fritz mengatakan, laporan-laporan dugaan pelanggaran administrasi Pemilu yang biasa dilaporkan adalah terkait tata cara penyelenggaraan Pemilu. Misalnya, perintah membuka C1 Plano dan perintah untuk tidak melakukan penghitungan.

"Atau pada saat proses penghitungan ada langkah-langkah yang dilewatin. Nah, itu kan ada pelanggaran prosedur yang dilakukan. Rata-rata kasus seperti itu," ujarnya.

Baca juga: Bawaslu Selesaikan Keterangan Tertulis untuk Sengketa Hasil Pilpres Pekan Ini

Selanjutnya, Fritz mengatakan, beberapa laporan yang ditolak Bawaslu karena tidak memenuhi salah satu syarat formil dan materil yang dilengkapi dengan uraian peristiwa, bukti, dan tenggat waktu yang diberikan.

"Jadi kami minta itu (dilengkapi) untuk dapat dilanjutkan ke pemeriksaan persidangan," pungkasnya.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X