Ini Alasan Perubahan Waktu Penerapan Sistem 'One Way' Menurut Kakorlantas

Kompas.com - 28/05/2019, 08:35 WIB
Kondisi lalu lintas di Simpang Susun (SS) Cikunir, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (22/5/2019). SS Cikunir yang menjadi penghubung antara Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta dan Jalan Tol Jakarta-Cikampek merupakan salah satu titik rawan macet menjelang mudik Lebaran 2019. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGKondisi lalu lintas di Simpang Susun (SS) Cikunir, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (22/5/2019). SS Cikunir yang menjadi penghubung antara Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta dan Jalan Tol Jakarta-Cikampek merupakan salah satu titik rawan macet menjelang mudik Lebaran 2019.
Penulis Devina Halim
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Penerapan sistem one way saat arus mudik dan balik Lebaran 2019 hanya akan diterapkan pada waktu tertentu.

Awalnya, Kepolisian akan diterapkan sistem one way selama 24 jam.

Semula, one way akan diterapkan mulai dari KM 29 Cikarang Utama sampai KM 263 Brebes Timur saat arus mudik pada 30 Mei-2 Juni 2019.

Sementara saat arus balik, penerapannya dimulai dari KM 179 Palimanan sampai KM 29 pada 8-9 Juni 2019.

Untuk skema baru, one way akan berlaku mulai dari KM 70 hingga KM 263 pada pukul 09.00-21.00 WIB.

Adapun untuk pelaksanaannya pada saat arus balik diperpanjang sehari hingga 10 Juni.

Baca juga: One Way Saat Mudik 2019 di Tol Jakarta-Cikampek Dimulai dari KM 70

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kakorlantas Polri Irjen Pol Refdi AndriPT Jasa Marga (Persero) Tbk Kakorlantas Polri Irjen Pol Refdi Andri
Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Pol Refdi Andri membeberkan alasan perubahan kebijakan tersebut.

Perubahan titik awal dimulainya one way agar tidak mengganggu masyarakat Jakarta dan sekitarnya.

"Dengan pertimbangan tertentu, sehingga pergerakan-pergerakan sekitar Jakarta ini tidak terganggu. Demikan juga pergerakan masyarakat kita yang dari Jakarta menuju Bandung, melintas Cipularang dan sebaliknya juga tidak terganggu," kata Refdi usai acara di Hotel Cosmo Amaroossa, Jakarta Selatan, Senin (27/5/2019).

"Kemudian yang berikutnya pada KM mana sampai akhir yang mana, tentu kita perhitungkan bahwa Brebes Barat adalah titik akhir pergerakan one way pada saatnya sehingga KM 263 itu juga menjadi titik sentral perhatian kita pada saat mudik demikian juga pada saat balik," sambung dia.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peraturan Jadi ASN Polri Terbit, Eks Pegawai KPK Tunggu Undangan Kapolri

Peraturan Jadi ASN Polri Terbit, Eks Pegawai KPK Tunggu Undangan Kapolri

Nasional
Surya Sahetapy: Teman Tuli Punya Cara Komunikasi yang Beragam

Surya Sahetapy: Teman Tuli Punya Cara Komunikasi yang Beragam

Nasional
Koalisi Penyandang Disabilitas Anti-audism Desak Mensos Risma Minta Maaf

Koalisi Penyandang Disabilitas Anti-audism Desak Mensos Risma Minta Maaf

Nasional
Risma Minta Anak Tuli Bicara, Orangtua: Sangat Menyakiti Hati Saya

Risma Minta Anak Tuli Bicara, Orangtua: Sangat Menyakiti Hati Saya

Nasional
IM57+ Institute Bersedia Audit Harta Kekayaan Pimpinan KPK

IM57+ Institute Bersedia Audit Harta Kekayaan Pimpinan KPK

Nasional
BPOM Dorong Industri Farmasi Dukung Perluasan Produksi Vaksin Covid-19

BPOM Dorong Industri Farmasi Dukung Perluasan Produksi Vaksin Covid-19

Nasional
Wapres Minta Penjagaan Pintu Masuk RI Diperketat Cegah Varian Omricon

Wapres Minta Penjagaan Pintu Masuk RI Diperketat Cegah Varian Omricon

Nasional
Pemerintah Diminta Tak Hentikan Pengeboran Minyak dan Gas di Natuna Utara meski Diprotes China

Pemerintah Diminta Tak Hentikan Pengeboran Minyak dan Gas di Natuna Utara meski Diprotes China

Nasional
Aturan Jadi ASN Polri Terbit, Eks Pegawai KPK: 'Alhamdulillah', Indonesia Memanggil Lagi

Aturan Jadi ASN Polri Terbit, Eks Pegawai KPK: "Alhamdulillah", Indonesia Memanggil Lagi

Nasional
Menurut Hikmahanto, Ini Tiga Alasan China Protes soal Pengeboran di Natuna Utara

Menurut Hikmahanto, Ini Tiga Alasan China Protes soal Pengeboran di Natuna Utara

Nasional
Jokowi: Saya Titip ke Kapolri, Kapolda yang Tak Bisa Kawal Investasi Diganti

Jokowi: Saya Titip ke Kapolri, Kapolda yang Tak Bisa Kawal Investasi Diganti

Nasional
UPDATE 3 Desember: Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua 47,08 Persen, Dosis Pertama 67,94 Persen

UPDATE 3 Desember: Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua 47,08 Persen, Dosis Pertama 67,94 Persen

Nasional
Aturan Pengangkatan 57 Eks Pegawai Terbit, Polri Segera Proses ke BKN

Aturan Pengangkatan 57 Eks Pegawai Terbit, Polri Segera Proses ke BKN

Nasional
Prabowo Subianto Digugat Rp 501 Miliar oleh Eks Ketua DPC Gerindra Blora

Prabowo Subianto Digugat Rp 501 Miliar oleh Eks Ketua DPC Gerindra Blora

Nasional
UPDATE 3 Desember: Sebaran 245 Kasus Baru Covid-19, DKI Tertinggi

UPDATE 3 Desember: Sebaran 245 Kasus Baru Covid-19, DKI Tertinggi

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.