Agung Laksono Bocorkan 9 Nama Kader Golkar Calon Pimpinan DPR dan MPR

Kompas.com - 27/05/2019, 20:08 WIB
Agung Laksono KOMPAS.com/HaryantipuspasariAgung Laksono
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Agung Laksono mengatakan, partainya layak mendapat jatah kursi pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR). Agung menyebut 9 nama kader Golkar yang dianggap cocok mengisi jabatan pimpinan DPR dan MPR.

"Bahwa Golkar mengajukan dan kiranya bisa diterima oleh partai koalisi. Tidak hanya ketua MPR, tapi juga DPR, setidaknya wakil ketua DPR. Kemudian pimpinan fraksi DPR atau fraksi MPR," kata Agung di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Senin (27/5/2019).

Sembilan nama tersebut yakni, Zainudin Amali, Agun Gunandjar, Ferdiansyah dan Ridwan Hisjam. Kemudian, Bambang Soesatyo, Ace Hasan Syadzily dan Abdul Kahar Muzakir.

Selain itu, Aziz Syamsuddin, dan Melchias Markus Mekeng.

Baca juga: Cak Imin: Mbak Puan Ketua DPR, Insya Allah Saya Ketua MPR

Menurut Agung, nama-nama tersebut perlu diseleksi kembali oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar. Setidaknya, mereka perlu memenuhi syarat utama berupa riwayat prestasi dan dedikasi pada bangsa dan negara.

Kemudian, memiliki loyalitas kepada partai dan tidak punya rekam jejak perbuatan tercela.

Agung mengatakan, sesuai Undang-Undang tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD (MD3), ketua DPR berasal dari partai pemenang pemilu. Menurut Agung, Partai Golkar sebagai pemenang kedua layak mendapat jatah ketua MPR.

"Saya kira koalisi bisa menerima dan Jokowi bisa memahami. Jadi tinggal bersama koalisi membentuk paketnya," kata Agung.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Moeldoko: Kinerja Menteri Meningkat Signifikan Setelah 'Dicambuk'

Moeldoko: Kinerja Menteri Meningkat Signifikan Setelah "Dicambuk"

Nasional
Wapres Ingatkan soal Potensi Penularan Covid-19 pada Fase Kenormalan Baru

Wapres Ingatkan soal Potensi Penularan Covid-19 pada Fase Kenormalan Baru

Nasional
Wapres Minta Ulama Berperan dalam Menanggulangi Dampak Pandemi Covid-19

Wapres Minta Ulama Berperan dalam Menanggulangi Dampak Pandemi Covid-19

Nasional
Realisasi Anggaran Kesehatan Masih Minim, Moeldoko Sebut Terhambat Administrasi

Realisasi Anggaran Kesehatan Masih Minim, Moeldoko Sebut Terhambat Administrasi

Nasional
Kejagung Periksa Lima Saksi Terkait Kasus Jiwasraya

Kejagung Periksa Lima Saksi Terkait Kasus Jiwasraya

Nasional
Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Bos Kaskus, Tersangka Jack Lapian Dicecar 40 Pertanyaan

Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Bos Kaskus, Tersangka Jack Lapian Dicecar 40 Pertanyaan

Nasional
Kejagung Periksa 3 Saksi Terkait Kasus Dugaan Korupsi Impor Tekstil

Kejagung Periksa 3 Saksi Terkait Kasus Dugaan Korupsi Impor Tekstil

Nasional
121.638 WNI Kembali ke Tanah Air Selama Pandemi Covid-19

121.638 WNI Kembali ke Tanah Air Selama Pandemi Covid-19

Nasional
Gugus Tugas Sebut Positivity Rate Covid-19 di Indonesia Turun

Gugus Tugas Sebut Positivity Rate Covid-19 di Indonesia Turun

Nasional
Kemenristek Prediksi Vaksin Covid-19 Akan Tersedia pada Pertengahan 2021

Kemenristek Prediksi Vaksin Covid-19 Akan Tersedia pada Pertengahan 2021

Nasional
Try Sutrisno Dorong RUU PIP Jadi Undang-Undang

Try Sutrisno Dorong RUU PIP Jadi Undang-Undang

Nasional
Kasus Pencemaran Nama Baik Bos Kaskus, Tersangka Jack Lapian Penuhi Panggilan Pemeriksaan

Kasus Pencemaran Nama Baik Bos Kaskus, Tersangka Jack Lapian Penuhi Panggilan Pemeriksaan

Nasional
Pemerintah: Baru Separuh Kapasitas Rumah Sakit Dipakai untuk Pasien Covid-19

Pemerintah: Baru Separuh Kapasitas Rumah Sakit Dipakai untuk Pasien Covid-19

Nasional
Sudah Panggil Novel Baswedan, Komisi Kejaksaan Tunggu Pertimbangan Hakim

Sudah Panggil Novel Baswedan, Komisi Kejaksaan Tunggu Pertimbangan Hakim

Nasional
Pemerintah: Kembali Beraktivitas Menjadi Sebuah Keharusan, Tapi...

Pemerintah: Kembali Beraktivitas Menjadi Sebuah Keharusan, Tapi...

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X