Kompas.com - 24/05/2019, 22:03 WIB
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Humas Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (14/5/2019). KOMPAS.com/Devina HalimKepala Biro Penerangan Masyarakat Humas Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (14/5/2019).
Penulis Devina Halim
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri mendalami video viral di media sosial terkait kekerasan yang diduga dilakukan aparat kepolisian. Video itu diduga terkait kerusuhan di sejumlah titik di Jakarta pada 21-22 Mei 2019.

Hal itu diungkapkan Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal (Pol) Dedi Prasetyo di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (24/5/2019).

Dalam video tersebut tampak seseorang yang diduga laki-laki diseret, dan dipukuli oleh sejumlah orang yang terlihat berseragam.

"Beberapa video foto yang viral di media sosial saya sudah sampaikan tadi pagi koordinasi langsung dengan Direktorat Siber untuk meneliti kembali video tersebut termasuk ada beberapa narasi yang sifatnya perlu kita klarifikasi lagi," kata Dedi.

Dari video yang terlihat, kejadian terekam di dekat sebuah masjid di tengah permukiman padat penduduk.

Baca juga: Menperin Sebut Iklim Investasi Tak Terganggu Kerusuhan 22 Mei

Dedi pun belum dapat memastikan di mana dan kapan peristiwa tersebut terjadi. Menurutnya, perlu ada pembuktian secara ilmiah untuk memastikan lebih lanjut peristiwa yang terekam.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Makanya kami belum berani memastikan bahwa video itu kapan kejadian yang sebenarnya, kapan kejadiannya, di mana, kemudian siapa yang terlibat dalam video tersebut," ujarnya.

"Itu perlu klarifikasi dulu, Direktorat Bareskrim Siber, nanti akan menganalisa," sambung dia.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.