Jumat Siang, Ruas Jalan Depan Gedung Bawaslu Sudah Kondusif

Kompas.com - 24/05/2019, 11:41 WIB
Suasana  pasca-kerusuhan di sekitaran Jalan MH Thamrin, Jakarta, Kamis (23/5/2019). Aksi unjuk rasa berujung ricuh terkait penetapan hasil rekapitulasi suara Pemilu 2019 oleh KPU terjadi di depan Kantor Bawaslu, berlangsung dari Selasa (21/5/2019) siang dan berlanjut hingga Rabu.ANTARA FOTO/YULIUS SATRIA WIJAYA Suasana pasca-kerusuhan di sekitaran Jalan MH Thamrin, Jakarta, Kamis (23/5/2019). Aksi unjuk rasa berujung ricuh terkait penetapan hasil rekapitulasi suara Pemilu 2019 oleh KPU terjadi di depan Kantor Bawaslu, berlangsung dari Selasa (21/5/2019) siang dan berlanjut hingga Rabu.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono kembali memantau ruas jalan di depan Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu), Jumat (24/5/2019).

Ruas jalan M.H Thamrin tersebut pun masih ditutup dan belum bisa dilewati oleh masyarakat. Namun demikian, Gatot menyatakan, kondisi keamanan sudah kondusif.

"Ya alhamdulilah kondusif ya. Kita beserta seluruh warga Ibu Kota Jakarta juga menjaga kondusifitas dari kemarin, hari ini, dan selanjutnya," ujar Gatot saat ditemui di depan Gedung Bawaslu.

Baca juga: Jalan Imam Bonjol Depan KPU dan Jalan MH Thamrin Depan Bawaslu Masih Ditutup


 

Gatot mengharapkan tidak ada aksi massa di depan Bawaslu maupun di titik lainnya di Jakarta. Meskipun dalam undang-undang (UU) aksi unjuk rasa diperbolehkan, namun bukan berarti bisa sebebas-bebasnya.

"Harus ada limitasi, jangan mengganggu keamanan dan ketertiban. Yang penting kita menghormati hak izin manusia dan yang paling penting menjaga kesatuan dan persatuan," ungkapnya kemudian.

Sementara itu, Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol M Nasir, menambahkan, ruas jalan M.H. Thamrin dari Bundaran Hotel Indonesia hingga bundaran patung kuda masih ditutup.

Baca juga: Rusak, Barikade Kawat Berduri di Depan Bawaslu Diganti Baru

 

Hingga saat ini, lanjutnya, belum ada kepastian untuk membuka akses jalan tersebut. Sebab, kepolisian masih ingin memastikan situasi keamanan terjamin dan tak ada aksi massa.

"Nah untuk penutupan jalan ini kita menunggu dari berbagai pihak. Soalnya aksi massa yang dilakukan ketika malam itu tidak sesuai proses pemberitahuan sebagaimana lazimnya," papar Nasir.

Berdasarkan pantuan Kompas.com, dari Kamis (23/5/2019) hingga Jumat (24/5/2019), sudah tidak ada lagi aksi massa yang berkumpul di depan Gedung Bawaslu.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Close Ads X