Bawaslu Apresiasi Langkah Prabowo-Sandiaga ke MK

Kompas.com - 23/05/2019, 12:07 WIB
Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto seusai menyampaikan pidatonya dalam menyikapi pengumuman hasil rekapitulasi perolehan suara Pemilu Presiden (Pilpres) 2019 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).  Pernyataan sikapnya itu dibacakan Prabowo di kediaman pribadinya, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Selasa (21/5/2019). KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTOCalon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto seusai menyampaikan pidatonya dalam menyikapi pengumuman hasil rekapitulasi perolehan suara Pemilu Presiden (Pilpres) 2019 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Pernyataan sikapnya itu dibacakan Prabowo di kediaman pribadinya, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Selasa (21/5/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mengapresiasi langkah pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang ingin mengajukan permohonan perselisihan hasil Pilpres 2019 ke Mahkamah Konstitusi (MK).

"Kami menghargai langkah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi untuk menempuh langkah konstitusional," ujar Ketua Bawaslu Abhan Nur di depan kantornya, Jakarta Pusat, Kamis (23/5/2019).

Abhan menjelaskan, langkah Prabowo-Sandi ke MK merupakan cara tepat yang harus dijalankan ketika ada keberatan hasil pemilu.

Baca juga: Kamis Besok, BPN Prabowo Daftarkan Gugatan Pilpres ke MK


Adapun Bawaslu, lanjutnya, juga telah menyiapkan diri untuk menghadapi sidang di MK nantinya.

"Langkah ke MK yang harus dijalankan dan tentu Bawaslu juga sudah menyiapkan diri ketika nantinya ada gugatan ke MK. Bawaslu juga punya peran dalam memberikan keterangan terkait sidang di MK," ujarnya.

Sebelumnya, Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno berencana mendaftarkan gugatan sengketa hasil Pilpres hari ini.

Baca juga: Yusril Sebut Kecurangan pada Pemilu 2019 Sulit Dibuktikan

Koordinator Juru Bicara BPN Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan, pihaknya tengah menyiapkan berkas-berkas sebagai syarat mengajukan gugatan.

KPU sebelumnya menetapkan rekapitulasi hasil penghitungan dan perolehan suara tingkat nasional untuk pilpres 2019 dalam sidang pleno pada Selasa (21/5/2019) dini hari.

Hasilnya, pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin menang atas paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Jumlah perolehan suara Jokowi-Ma'ruf mencapai 85.607.362 atau 55,50 persen.

Sedangkan perolehan suara Prabowo-Sandi sebanyak 68.650.239 atau 44,50 persen. Selisih suara kedua pasangan mencapai 16.957.123 atau 11 persen.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X