Panglima: TNI Tak Tolerir Tindakan Anarkis yang Bahayakan Kedaulatan Negara

Kompas.com - 22/05/2019, 15:09 WIB
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto saat memberikan keterangan pers di daerah Jakarta Utara, Selasa (9/4/2019).KOMPAS.com/Devina Halim Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto saat memberikan keterangan pers di daerah Jakarta Utara, Selasa (9/4/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Panglima TNI Hadi Tjahjanto menegaskan, pihaknya tak akan membiarkan pihak manapun membahayakan kedaulatan negara.

TNI mendukung penuh tugas Polisi menangani aksi demonstrasi terkait hasil Pemilu 2019 yang saat ini berujung rusuh.

"Sekali lagi, saya juga ingin sampaikan bahwa TNI tidak menolerir tindakan inkonstitusional dari pihak manapun, terlebih tindakan yang anarkis apalagi membahayakan kedaulatan negara," katanya, dalam konferensi pers bersama di kantor Kemenko Polhukam, Rabu (22/5/2019).

Baca juga: Panglima: TNI Solid, Back Up Penuh Polri


Hadi juga mengatakan, TNI menempatkan pasukan di 4 titik strategis yaitu di KPU, Bawaslu, kompleks DPR/MPR, dan Istana Negara. 

Dia memastikan TNI solid dan ikut menjaga keamanan di lokasi-lokasi kerusuhan.

"Saya ingin menyampaikan, TNI solid untuk mendukung tugas kepolisian Republik Indonesia. Terkait penanganan perusuh, TNI akan mem-back up penuh Polri dengan menempatkan prajurit-prajurit di titik-titik kerusuhan," tegasnya.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X