JAKARTA, KOMPAS.com - Aksi massa yang terjadi di depan Gedung Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menyerukan nama calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto, Rabu (22/5/2019).
Mereka datang sekitar pukul 13.00 WIB dan memenuhi area depan Bawaslu yang telah dipagari kawat dan pengamanan oleh kepolisian.
Kelompok demonstran tersebut datang setelah sekitar satu jam sebelumnya tidak ada aksi.
"Prabowo, Prabowo, Prabowo," seru para demonstran
Mereka dikomandoi oleh salah seorang pria berpakain putih dan menggunakan sorban dan meminta tidak terjadi kembali kerusuhan saat aksi massa digelar di sejumlah tempat di Jakarta.
Baca juga: Demo Penolakan Hasil Pilpres Berujung Rusuh, Ini Komentar BPN Prabowo-Sandiaga
"Kami sudah kondusif, kami tidak ingin ada kerusuhan lagi," ucap habib tersebut.
Berdasarkan pantauan Kompas.com, wilayah Bawaslu masih dijaga ketat oleh kepolisian.
Dilakukan penutupan di sepanjang jalan MH Thamrin. Penutupan itu dilakukan karena ada aksi massa di depan Bawaslu.
Hingga pukul 13.30 WIB, sejauh ini sudah ada tiga kelompok massa yang menggelar aksi dari sekitar pukul 07.00. Aksi dari ketiga kelompok tersebut tidak serentak, tetapi bergantian. Namun, dua kelompok pertama membubarkan diri sekitar pukul 11.00 dan kelompok ketiga baru datang pukul 13.00.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!
Syarat & KetentuanPeriksa kembali dan lengkapi data dirimu.
Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.