Rekapitulasi Selesai, Bawaslu Masih Tangani 10-20 Dugaan Pelanggaran Pemilu

Kompas.com - 21/05/2019, 20:11 WIB
Komisioner Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Rahmat Bagja di Kantor Bawaslu, Jakarta Pusat, Selasa (21/5/2019). KOMPAS.com/Devina HalimKomisioner Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Rahmat Bagja di Kantor Bawaslu, Jakarta Pusat, Selasa (21/5/2019).
Penulis Devina Halim
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) menuturkan bahwa pihaknya terus melakukan penanganan laporan dugaan pelanggaran Pemilu 2019 meski proses rekapitulasi dan hasilnya telah diumumkan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Hal itu diungkapkan Komisioner Bawaslu Rahmat Bagja saat ditemui di Kantor Bawaslu, Jakarta Pusat, Selasa (21/5/2019).

Bagja mengatakan, terdapat 10-20 kasus dugaan pelanggaran yang sedang ditangani.

"Sekarang ada 20-an, penanganan pelanggaran ada 10 sampai 20," ungkap Bagja.

Ia menuturkan, contoh kasus yang sedang ditangani misalnya terkait perpindahan suara.

Baca juga: Demo Berlangsung Sejak Siang, Ini Tanggapan Komisioner Bawaslu

"Perpindahan suara dan lain-lain," katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelumnya, hasil rekapitulasi ditetapkan KPU pada Selasa (21/5/2019) pukul 01.46 WIB.

Rekapitulasi itu ditetapkan melalui Keputusan KPU Nomor 987/PL.01.8-KPT/06/KPU/V/2019 tentang Penetapan Hasil Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden, Anggota Dewan Perwakilan Daerah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota secara Nasional dalam Pemilihan Umum Tahun 2019.

Kompas TV Sehari pasca pencoblosan beredar sejumlah video tentang dugaan kecurangan saat pemungutan suara Pemilu di Kabupatan Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Dalam tayangan video amatir pertama ini terjadi di TPS 01 Kampung Solok-Barus Kabupaten Tapanuli Tengah petugas KPPS terburu-buru melakukan penghitungan surat suara dan menyebut nama Delmeria beberapa kali. #dugaankecuranganpemilu #pemilu2019 #pilpres
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.