Airlangga Hartarto: Presiden Ucapkan Selamat Golkar Dapat 85 Kursi

Kompas.com - 21/05/2019, 18:42 WIB
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto usai bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (21/5/2019). KOMPAS.com/IhsanuddinKetua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto usai bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (21/5/2019).
Penulis Ihsanuddin
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (21/5/2019).

Airlangga mengucapkan selamat kepada Jokowi-Ma'ruf Amin yang telah ditetapkan sebagai pemenang pilpres 2019 oleh Komisi Pemilihan Umum.

KPU pada Selasa dini hari tadi telah menetapkan Jokowi-Ma'ruf memenangi pilpres 2019 dengan perolehan suara mencapai 85.607.362 atau 55,50 persen.

Baca juga: Golkar Yakin Urutan Kedua Berdasarkan Perolehan Kursi di DPR

"Saya selaku ketua umum partai golkar mengucapkan selamat kepada Bapak Presiden yang telah terpilih dan sudah ditetapkan oleh KPU untuk memenangi Pilpres," kata Airlangga usai pertemuan.

Airlangga juga mengaku melaporkan pencapaian partainya kepada Jokowi di Pemilu legislatif 2019. Berdasarkan rekapitulasi KPU, Golkar mendapatkan 17.229.789 atau 12,31 persen suara.

Setelah dikonversi menjadi kursi, maka Golkar mendapatkan 85 Kursi DPR atau 14,8 persen. Partai beringin hanya kalah dari PDI-P.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Partai Golkar alhamdulillah menjadi pemenang kedua di DPR dengan 85 kursi. Dan bapak presiden mengucapkan selamat kepada partai Golkar," ucap Airlangga.

Airlangga pun mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah memilih Partai Golkar dalam Pemilu 17 April lalu.

Baca juga: Seperti Golkar dan PKB, Partai Nasdem Juga Siapkan Calon Ketua MPR

Ia memastikan Golkar akan terus mengemban amanah dan mengawal Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf dengan sebaik-baiknya.

"Dan kami mengajak masyarakat untuk kembali bersatu dan merajut silaturahmi kembali akibat perbedaan pandangan politik baik dalam pemilihan Presiden maupun pemilihan legislatif tahun 2019," kata menteri perindustrian ini.

Kompas TV Presiden Joko Widodo menerima Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (21/5/2019). Pertemuan Jokowi dan Megawati membahas 2 hal.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Luhut Sebut Pemerintah Tak Akan Lockdown untuk Cegah Masuknya Varian Omicron

Luhut Sebut Pemerintah Tak Akan Lockdown untuk Cegah Masuknya Varian Omicron

Nasional
Muncul Varian Omicron, Menkes: Tidak Perlu Panik

Muncul Varian Omicron, Menkes: Tidak Perlu Panik

Nasional
Pemerintah Pastikan Tempat Karantina Akan Kerja Keras Cegah Varian Omicron dari Luar Negeri

Pemerintah Pastikan Tempat Karantina Akan Kerja Keras Cegah Varian Omicron dari Luar Negeri

Nasional
Ini Daftar 11 Negara yang Warganya Dilarang Masuk RI untuk Cegah Varian Omicron

Ini Daftar 11 Negara yang Warganya Dilarang Masuk RI untuk Cegah Varian Omicron

Nasional
Menkes: Sampai Sekarang Indonesia Belum Teramati Adanya Varian Omicron

Menkes: Sampai Sekarang Indonesia Belum Teramati Adanya Varian Omicron

Nasional
Cegah Varian Corona Omicron, Masa Karantina Pelaku Perjalanan Internasional Jadi 7 Hari

Cegah Varian Corona Omicron, Masa Karantina Pelaku Perjalanan Internasional Jadi 7 Hari

Nasional
WNI dari Negara Afrika bagian Selatan dan Hongkong Wajib Karantina 14 Hari

WNI dari Negara Afrika bagian Selatan dan Hongkong Wajib Karantina 14 Hari

Nasional
Terendah Selama 2021, Kasus Kematian Covid-19 Bertambah 1 dalam Sehari

Terendah Selama 2021, Kasus Kematian Covid-19 Bertambah 1 dalam Sehari

Nasional
Bantu Amankan KTT G20, KSAL Siapkan Kapal Perang hingga Pesawat Udara

Bantu Amankan KTT G20, KSAL Siapkan Kapal Perang hingga Pesawat Udara

Nasional
Sebaran 264 Kasus Baru Covid-19, di DKI Tertinggi

Sebaran 264 Kasus Baru Covid-19, di DKI Tertinggi

Nasional
UPDATE 28 November: Tambah 1 Orang, Total Kasus Kematian akibat Covid-19 Capai 143.808

UPDATE 28 November: Tambah 1 Orang, Total Kasus Kematian akibat Covid-19 Capai 143.808

Nasional
UPDATE: 244.999 SpesimenĀ Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate Versi PCR 0,94 Persen

UPDATE: 244.999 SpesimenĀ Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate Versi PCR 0,94 Persen

Nasional
UPDATE 28 November: Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Capai 8.214

UPDATE 28 November: Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Capai 8.214

Nasional
Kapal Selam KRI Cakra-401 Selesai Jalani 'Overhaul', KSAL: Hasilnya Bagus

Kapal Selam KRI Cakra-401 Selesai Jalani "Overhaul", KSAL: Hasilnya Bagus

Nasional
UPDATE 28 November: 94.339.737 Orang Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

UPDATE 28 November: 94.339.737 Orang Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.