KPU Tetapkan Hasil Pilpres 2019, SBY Sampaikan Sikap Demokrat Hari Ini

Kompas.com - 21/05/2019, 10:39 WIB
Presiden ke-6Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY menunjukan surat suara yang telah dicoblos. SBY menggunakan hak pilihnya di KBRI Singapura, Minggu sore (14/4/2019) KOMPAS.com/ ERICSSEN Presiden ke-6Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY menunjukan surat suara yang telah dicoblos. SBY menggunakan hak pilihnya di KBRI Singapura, Minggu sore (14/4/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudoyono akan menyampaikan sikap resmi partainya merespons langkah Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang telah menetapkan hasil rekapitulasi suara Pilpres 2019.

Hasil rekapitulasi KPU, Joko Widodo-Ma'ruf Amin mendapatkan 55,50 persen suara, sementara Prabowo Subianto-Sandiaga Uno memperoleh 44,50 persen suara.

Sekjen Partai Demokrat Hinca Pandjaitan mengatakan, SBY akan memberikan pernyataan dari Singapura pada hari ini, Selasa (21/5/2019).

SBY masih berada di Singapura mendampingi istrinya Ani Yudhoyono yang tengah menjalani perawatan di sana.

Baca juga: Demokrat Pastikan Tak Ikut jika Ada Aksi Persoalkan Hasil Pemilu pada 22 Mei

"Merespons pengumuman KPU tentang Pemilu 2019 yang disampaikan lebih awal dari jadwal tanggal 22 Mei 2019, Ketum Partai Demokrat SBY dari Singapura akan mengeluarkan statement pada hari ini sebagai pernyataan resmi Partai Demokrat," kata Hinca dalam keterangan tertulisnya, Selasa pagi.

Hinca menyebutkan, SBY awalnya bakal bersikap pada 22 Mei 2019.

Namun, KPU mengumumkan hasil penetapan pilpres sehari lebih awal dari jadwal awal. Oleh karena itu, SBY juga mempercepat pernyataan sikap pada hari ini.

KPU menetapkan rekapitulasi hasil penghitungan dan perolehan suara tingkat nasional untuk Pilpres 2019 dalam sidang pleno pada Selasa (21/5/2019) dini hari.

Baca juga: Kegeraman Elite Demokrat dan Kelanjutan Koalisi Prabowo-Sandiaga...

Hasilnya, pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin menang atas paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Jumlah perolehan suara Jokowi-Ma'ruf sebanyak 85.607.362 atau 55,50 persen suara, sedangkan perolehan suara Prabowo-Sandi sebanyak 68.650.239 atau 44,50 persen suara. Selisih suara kedua pasangan 16.957.123 atau 11 persen suara.

Partai Demokrat menjadi satu-satunya parpol pendukung Prabowo-Sandi yang menandatangani hasil rekapitulasi tersebut. Saksi dari Gerindra, PKS, PAN, dan Berkarya menolak untuk tanda tangan.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penambahan 1.624 Kasus Baru Covid-19, Rekor Tertinggi Sejak 2 Maret

Penambahan 1.624 Kasus Baru Covid-19, Rekor Tertinggi Sejak 2 Maret

Nasional
Mendagri Sebut Empat Cara Ini Bisa Dilakukan Demi Cegah Karhutla

Mendagri Sebut Empat Cara Ini Bisa Dilakukan Demi Cegah Karhutla

Nasional
16 RUU Resmi Ditarik dari Prolegnas Prioritas, Salah Satunya RUU PKS

16 RUU Resmi Ditarik dari Prolegnas Prioritas, Salah Satunya RUU PKS

Nasional
Jubir Pemerintah: Positif Covid-19 Bukanlah Akhir Segalanya

Jubir Pemerintah: Positif Covid-19 Bukanlah Akhir Segalanya

Nasional
UPDATE: Bertambah 1.624, Total Ada 59.394 Kasus Covid-19 di Indonesia

UPDATE: Bertambah 1.624, Total Ada 59.394 Kasus Covid-19 di Indonesia

Nasional
Tiga Dugaan Malaadministrasi dalam Program Kartu Prakerja yang Dilaporkan ICW

Tiga Dugaan Malaadministrasi dalam Program Kartu Prakerja yang Dilaporkan ICW

Nasional
Rangkap Jabatan Komisaris BUMN, Ombudsman Dorong Jokowi Terbitkan Perpres

Rangkap Jabatan Komisaris BUMN, Ombudsman Dorong Jokowi Terbitkan Perpres

Nasional
Ini Alasan Akademisi Terkait Urgensi Pengesahan RUU PKS

Ini Alasan Akademisi Terkait Urgensi Pengesahan RUU PKS

Nasional
Transaksi Bundling Pelatihan Dihentikan, Ini Sejumlah Kontroversi Kartu Prakerja

Transaksi Bundling Pelatihan Dihentikan, Ini Sejumlah Kontroversi Kartu Prakerja

Nasional
Alasan DPR Tarik RUU PKS dari Prolegnas Prioritas 2020

Alasan DPR Tarik RUU PKS dari Prolegnas Prioritas 2020

Nasional
ICW Nilai Susunan Direksi dan Komisaris BUMN Tidak Proporsional

ICW Nilai Susunan Direksi dan Komisaris BUMN Tidak Proporsional

Nasional
Pemerintah Akui Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 di Indonesia di Bawah Global

Pemerintah Akui Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 di Indonesia di Bawah Global

Nasional
Jubir Pemerintah: Layanan Kesehatan Membaik, Angka Kesembuhan Juga Makin Tinggi

Jubir Pemerintah: Layanan Kesehatan Membaik, Angka Kesembuhan Juga Makin Tinggi

Nasional
Telepon Jaksa Agung, Mahfud Perintahkan Segera Tangkap Djoko Tjandra

Telepon Jaksa Agung, Mahfud Perintahkan Segera Tangkap Djoko Tjandra

Nasional
Dokter RSPAD: Masa Penyembuhan Pasien Covid-19 dengan Penyakit Penyerta Lebih Lama

Dokter RSPAD: Masa Penyembuhan Pasien Covid-19 dengan Penyakit Penyerta Lebih Lama

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X