Ikut Perayaan Waisak, Sekjen PDI-P Singgung Orang yang Ingkari Suara Rakyat Saat Pemilu

Kompas.com - 19/05/2019, 11:31 WIB
Sekretaris Jenderal PDI-P Hasto Kristiyanto saat ditemui di kantor DPP PDI-P, Jakarta Pusat, Selasa (16/4/2019). KOMPAS.com/Devina HalimSekretaris Jenderal PDI-P Hasto Kristiyanto saat ditemui di kantor DPP PDI-P, Jakarta Pusat, Selasa (16/4/2019).
Penulis Jessi Carina
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Jenderal PDI-Perjuangan Hasto Kristiyanto menyinggung kondisi pasca-pemilu di Indonesia ketika menghadiri pucak perayaan Hari Raya Waisak 2019 di Candi Borobudur, Sabtu (18/5/2019).

Dia mengaitkannya dengan tema perayaan Waisak tahun ini yaitu "Pahami Hati, Tampakkan Kesejatian Diri".

Tema tersebut menggambarkan bagaimana tindakan-tindakan positif bersumber dari hati dan pikiran yang bersih. Hasto mengatakan tema ini tentang memerangi musuh yang ada dalam diri sendiri yaitu ego.

Menurut Hasto, hal ini relevan juga dengan kondisi politik di Indonesia.

"Ketika rakyat sudah memberikan suaranya bagi Pak Jokowi dan KH Ma'ruf Amin, lalu ada sekelompok kecil orang yang mengingkari suara rakyat dengan melakukan gerakan menghasut melalui narasi curang, maka kelompok tersebut belum memahami makna 'pahami hati tampakkan kesejatian diri'," ujar Hasto melalui keterangan tertulis.

Baca juga: Waketum PAN Nilai Prabowo Tak Bertanggung Jawab Tuduh Pemilu Curang Tanpa Sodorkan Bukti

Menurut Hasto, mereka yang mengeluarkan narasi curang hanya kalangan kecil yang memaksakan kehendak. Kalangan kecil itu telah mengingkari proses demokrasi yang dilakukan sebagian besar masyarakat.

Perayaan Waisak tersebut dilakukan dengan melepas ribuan lampion oleh sejunlah tokoh. Hasto mengatakan pelepasan lampion tersebut sekaligus untuk mendoakan perdamaian Indonesia jelang pengumuman hasil Pemilu 2019.

"Lampion ini sebuah wujud doa untuk perdamaian," kata dia.

Perayaan Waisak ini dihadiri beberapa tokoh seperti Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Dubeas Thailand untuk Indonesia Songphol Sukchan. Hadir juga Kapolda Jateng Irjen Rycko Amelza Dahniel, Bupati Magelang Zaenal Arifini, dan Bupati Temanggung Muhammad Al Khadziq.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X