Perolehan Suara di Banten Kalah dari Prabowo-Sandi, Ini Kata Ma'ruf

Kompas.com - 18/05/2019, 03:23 WIB
Calon wakil presiden nomor urut 01 Maruf Amin di rumahnya di Jalan Situbondo, Kamis (18/4/2019). KOMPAS.com/JESSI CARINA Calon wakil presiden nomor urut 01 Maruf Amin di rumahnya di Jalan Situbondo, Kamis (18/4/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com — Cawapres nomor urut 01 Ma'ruf Amin mengakui, perolehan suaranya dan capres petahana Joko Widodo di Banten kalah dari pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pada Pilpres 2019.

Ma'ruf yang lahir di Banten serta menjadi tokoh dari provinsi tersebut menyatakan kekalahan tersebut disebabkan berbagai faktor. Namun, saat ditanya apa saja faktornya, Ma'ruf tak menjawab.

"Ya banyak faktor tentunya, lebih banyak faktorlah," kata Ma'ruf saat ditemui di Posko Cemara, Menteng, Jakarta, Jumat (17/5/2019).

Baca juga: Rekapitulasi KPU: PDI-P Raih Suara Tertinggi di Banten, Diikuti Gerindra dan Golkar


Meski demikian, ia tak mempermasalahkan perolehan suaranya di Banten yang kalah dari Prabowo-Sandi.

Ma'ruf mengatakan, yang terpenting adalah ia dan Jokowi bisa memenangi perolehan suara di 34 provinsi.

Oleh karena itu, ia meminta hasil perolehan suara Pilpres 2019 tak dilihat dari per daerah, teetapi secara nasional.

"Enggak apa-apa daerah (kalah), tapi yang penting nasionalnya saja. Jadi kita jangan bicara daerah, bicara nasional saja. Kalau nasionalnya, alhamdulillah," lanjut Ma'ruf.

Baca juga: Jika Terpilih, Maruf Amin Janji Tak Akan Masukkan Anak ke Kabinet

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan dan perolehan suara tingkat nasional dalam negeri dan penetapan hasil Pemilu 2019 untuk Provinsi Banten.

Hasilnya, pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menang atas paslon nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Berdasarkan hasil rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara, Prabowo-Sandiaga mendapat 4.059.514 suara, sedangkan Jokowi-Ma'ruf mendapat 2.537.524 suara.

Selisih suara di antara keduanya 1.521.990 suara.



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

Klarifikasi Sepekan: Polemik Sumbangan Kasir Indomaret, 'Quick Count', hingga Penanganan Kasus Makar

Klarifikasi Sepekan: Polemik Sumbangan Kasir Indomaret, "Quick Count", hingga Penanganan Kasus Makar

Nasional
Hoaks Sepekan: Pengancam Jokowi, Aksi Gangster, hingga BPJS Beri Rp 2 Juta

Hoaks Sepekan: Pengancam Jokowi, Aksi Gangster, hingga BPJS Beri Rp 2 Juta

Nasional
Airlangga Hartarto: Sejak Reformasi, Baru Pertama Kali Golkar Menangkan Capres

Airlangga Hartarto: Sejak Reformasi, Baru Pertama Kali Golkar Menangkan Capres

Nasional
Tanggapi Airlangga, Jokowi Sebut Wajar Partai Golkar Ingin Kursi Ketua MPR

Tanggapi Airlangga, Jokowi Sebut Wajar Partai Golkar Ingin Kursi Ketua MPR

Nasional
Jokowi: Namanya Kalah Ya Pasti Tidak Puas, tetapi Ikuti Mekanisme

Jokowi: Namanya Kalah Ya Pasti Tidak Puas, tetapi Ikuti Mekanisme

Nasional
Ketum Golkar: Yang Tak Puas Hasil Pemilu Jangan Cari Solusi di Jalanan

Ketum Golkar: Yang Tak Puas Hasil Pemilu Jangan Cari Solusi di Jalanan

Nasional
Ditanya Keinginan Bertemu Prabowo, Ini Tanggapan Jokowi

Ditanya Keinginan Bertemu Prabowo, Ini Tanggapan Jokowi

Nasional
Rekapitulasi KPU: Golkar Unggul di Sulsel, Nasdem dan Gerindra Masuk Tiga Besar

Rekapitulasi KPU: Golkar Unggul di Sulsel, Nasdem dan Gerindra Masuk Tiga Besar

Nasional
Ferdinand Hutahaean: Saya Berhenti Mendukung Prabowo-Sandiaga

Ferdinand Hutahaean: Saya Berhenti Mendukung Prabowo-Sandiaga

Nasional
Jokowi-Jusuf Kalla Hadiri Acara Buka Puasa Partai Golkar

Jokowi-Jusuf Kalla Hadiri Acara Buka Puasa Partai Golkar

Nasional
Saksi BPN Prabowo-Sandi Tolak Tanda Tangan Rekapitulasi Suara di Sulsel Meski Unggul

Saksi BPN Prabowo-Sandi Tolak Tanda Tangan Rekapitulasi Suara di Sulsel Meski Unggul

Nasional
Rekapitulasi KPU: Prabowo-Sandiaga Ungguli Jokowi-Ma'ruf di Sulawesi Selatan

Rekapitulasi KPU: Prabowo-Sandiaga Ungguli Jokowi-Ma'ruf di Sulawesi Selatan

Nasional
Pengacara Eggi Sudjana Ingin Hadirkan Ahli dan Gelar Perkara Bersama Penyidik

Pengacara Eggi Sudjana Ingin Hadirkan Ahli dan Gelar Perkara Bersama Penyidik

Nasional
Pengacara Sebut Eggi Sudjana Bertindak Selaku Advokat, Sehingga Tak Bisa Dipidana

Pengacara Sebut Eggi Sudjana Bertindak Selaku Advokat, Sehingga Tak Bisa Dipidana

Nasional
Ada Ancaman Teroris, Bawaslu Percaya kepada TNI dan Polri Soal Pengamanan 22 Mei

Ada Ancaman Teroris, Bawaslu Percaya kepada TNI dan Polri Soal Pengamanan 22 Mei

Nasional

Close Ads X